Bisnis Pariwisata

Pariwisata Bisa Jadi Solusi

PHRI Kota Pekalongan
ANGGOTA – Beberapa anggota PHRI yang mengikuti acara rapat rutin PHRI Kota Pekalongan.
AKHMAD TAUFIK / RADAR PEKALONGAN

*PHRI Kota Pekalongan

KOTA – Adanya jalur Tol baru Pemalang-Batang yang lebaran kemarin telah difungsikan sementara ternyata membawa dampak yang sangat signifikan bagi okupansi perhotelan di Kota Pekalongan. Tidak tanggung-tanggung dari tahun lalu okupansi mencapai 100%, sekarang ini hanya 40% saat musim mudik. Hal tersebut dirasakan oleh semua hotel di Kota Pekalongan. Dalam rangka membahas hal tersebut PHRI Kota Pekalongan mengadakan kegiatan pertemuan rutin, kali ini cukup banyak anggota yang datang yakni sekkitar 48 orang.

Ketua PHRI Kota Pekalongan, Samsul Bahri membenarkan bahwa okupansi lebaran tahun ini hanya 40%, hal tersebut tidak lepas dari pengaruh jalan Tol. Lalu bagaimana pihak PHRI menyikapi hal tersebut, Samsul sapaan akrabnya mengatakan bahwa hal tersebut telah menjadi ketentuan. Semua pihak harus kreatif dan inovatif.

“Jangan khawatir, jalan Tol bukan masalah pertama kali yang hadapi. Jauh sebelum adanya jalan Tol kami juga sudah banyak melewati masa susah namun pada akhirnya pun dapat dilewati. Dalam kesempatan kali ini kami ingin menyampaikan bahwa pemerintah juga harus menaruh perhatian karena tidak dipungkiri bahwa perhotelan banyak menyumbang pendapatan daerah melalui pajak,” tegasnya.

Pihaknya juga mengatakan bahwa masih ada peluang yakni pariwisata, dimana seharusnya pariwisata Kota Pekalongan dan sekitarnya dapat menjadi solusi untuk mendatangkan tamu. “Manfaatkan pantai untuk wisata yang menjual namun harus dibenahi, baik sumber daya alam dan juga sumber daya manusiannya, wisata alam pegunungan juga ada, yang paling menjadi andalan adalah batik. Dimana Kota Pekalongan sudah mendapatkan perhargaan dari UNESCO, yang kota lain tidak dapat. Ayo kita sama-sama berpikir, dengan adanya penghargaan itu seharusnya Kota Pekalongan dapat mendunia,” imbuhnya.

Ia juga berharap bahwa semua pihak dapat bersinergi dengan baik untuk kemajuan Kota Pekalongan, jangan sampai investasi yang baik, yang sudah masuk ke kota ini sia-sia. (fik)

Penulis: Akhmad Taufik | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *