Kendal

Sekdes Masih Berhak di Desa, Belum Ada Payung Hukumnya

Paguyuban Sekdes
HADIRI – Bupati Mirna Annisa menghadiri acara Silaturahmi dan Halal Bihalal Keluarga Besar Paguyupan Sekdes se Kabupaten Kendal.
NUR KHOLID MS

KENDAL – Berdasarkan Undang-Undang (UU) desa No 6/ 2014 pasal peralihan 118 menyebutkan perangkat desa berstatus PNS, penempatannya akan diatur Peraturan Pemerintah (PP). Nantinya, Sekdes akan ditempatkan menjadi pegawai di lingkungan pemerintah Kabupten. Padahal pelaksanaan UU desa, berdasar PP No 43 pasal 155 menguatkan Sekdes berstatus PNS.

“Pada dasarnya belum ada payung hukum yang mengharuskan Sekdes yang berstatus PNS ditarik dari desa, jadi mereka masih berhak di desa,” kata Mujiono, Sekdes Kebonsari, Kecamatan Rowosari, saat acara Silaturahmi dan Halal Bihalal Keluarga Besar Paguyupan Sekdes se Kabupaten Kendal di salah hotel, Kamis (10/8) siang.

Dikatakan, Sekdes tetap bisa menjalankan tugas di desa sesuai perundangan yang berlaku.
Menurutnya, sejarah pengangkatan Sekdes sebagai Aparat Sipil Negera (ASN) merupakan lek spesialis dan peruntukannya bertugas di desa bukan di pemerintahan Kabupaten atau yang lain seperti ASN pada umumnya.

“Harusnya ini juga menjadi pertimbangan pemerintah agar tetap memberikan amanah sekdes bekerja di desa,” kata dia.

Ditambahkan, sebenarnya sudah lama Sekdes ingin ada silaturahmi seperti ini agar sekdes tetap Istiqomah mengambdi kepada masyarakat.”Saya ingat yang disampaikan Bupati, kalau terpilih tidak akan menyakiti hati satupun warga Kendal,” terang dia.

Sementara Bupati Kendal Mirna Annisa mengatakan, terkait adanya uji kompetensi sekdes, pihaknya menyampaikan kalau itu merupakan peraturan dari pusat. Pihaknya meminta para sekdes membuat tim kecil berkoordinasi dengan Pemkab Kendal membicarakan masalah tersebut. Untuk ranah administratif, silahkan dibahas paguyuban dan administratif di Pemkab, sedangkan aturan akan dikaji ulang.

“Banyak PNS Sekdes yang mempunyai kemampuan lebih sehingga sayang kalau sumber daya bagus tidak dimaksimalkan,” kta dia. (nur)

Penulis: Nur Kholid MS & Redaktur: Widodo Lukito

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Honda_Fais Juli 2017

REV Suzuki Yulina Agustus 2017