Batang News

Mendadak, Bupati Turun ke Bawang

Tinjau Jalan
BERBINCANG – Bupati Wihaji bersama Wabup Suyono menyapa warga yang menyambutnya saat meninjau pelaksanaan proyek jalan Deles-Bitingan, Rabu lalu.
AKHMAD SAEFUDIN

Tinjau Langsung Proyek Jalan Deles-Bitingan

Dua proyek prasarana jalan yang menjadi akses ke kawasan Dieng sepertinya mendapatkan atensi lebih dari Bupati Wihaji. Terbukti, di tengah tingginya intensitas tugas pemerintahan, dia bersama Wabup Suyono mendadak turun ke Bawang guna meninjau langsung proyek peningkatan ruas jalan Deles-Bitingan, Rabu (9/8).

Kedatangan Wihaji-Suyono sontak membuat warga Deles berhamburan, menyambutnya dengan antusias. Pembangunan jalan Deles-Bitingan merupakan proyek pembukaan jalan baru yang sebelumnya telah dirintis secara swadaya oleh masyarakat Sigemplong dan Bintoro Mulyo. Tahun ini, melalui dana Bantuan Keuangan Provinsi (Banprov), jalur sepanjang 8,9 km yang melintasi ruas Deles, Bintoromulyo, Sigemplong, sampai Bitingan Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara itu mulai dibangun dan ditargetkan selesai pada November nanti.

“Ini jalur strategis yang telah lama diimpi-impikan warga sekitar. Maka hari ini (Rabu –red) kita ingin melihat langsung progres pelaksanaannya, persiapan ke depannya seperti apa. Pemerintah daerah layak berterima kasih kepada warga yang telah merintis pembukaan jalur ini secara swadaya,” ungkap Bupati.

Dia mengatakan, ruas jalan itu sangat dibutuhkan masyarakat untuk akses mobilitas Batang ke Dieng atau sebaliknya. Bahkan, jalur ini telah banyak dilewati, meski belum jadi. Karena itu, Bupati optimis pembangunan jalan itu nantinya akan memberi dampak besar bagi masyarakat.

“Yang pertama, jalan tembus ini tentu akan sangat membantu mobilitas hasil pertanian warga Bawang ke Banjarnegara. Yang kedua ini juga menjadi jalur wisata yang eksotis. Kalau visi ini sudah ada, tinggal sentuhan kreativitas dan inovasi dari masyarakat beserta Dinas Pariwisata. Dengan potensi yang luar biasa itu, ekonomi Batang selatan bisa tumbuh, anggap saja ini jalur sutranya Batang,” terang Wihaji.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Batang, Ir Ketut Mariadji, mengatakan, ruas Deles-Bitingan sedianya dibangun dengan nilai kontrak Rp Rp 8.911.899.000, namun setelah melalui adendum, meningkat menjadi sekitar Rp 9,4 M. Menurut dia, dengan anggaran tersebut, panjang ruas yang bisa dilakukan rigid beton lapis pondasi bawah (LPB) hanya 6,425 km.

“Sisanya menggunakan lapis penetrasi aspal dan sebagian atas ada yang rigid beton. Kami berharap masyarakat bisa mengawal bareng pelaksanaan proyeknya, sehingga akhir November nanti sudah bisa dimanfaatkan masyarakat Batang,” ucapnya.

Selain untuk mobilitas ekonomi pertanian, jalan tembus Bawang-Dieng itu diketahui memiliki potensi wisata yang menjanjikan. Ada empat titik curug, termasuk curug air panas yang bisa menjadi satu-satunya di Jawa Tengah. “Untuk menyempurnakan, tahun 2018 insya Allah kita anggarkan lagi,” imbuh Ketut.

Masyarakat Desa Pranten sangat mengapresiasi pembangunan jalan Deles-Bitingan. Kades Pranten, Edi, mengungkapkan, pembukaan jalur itu diharapkan dapat menggeliatkan perekonomian masyarakat.

“Yang jelas masyarakat sangat bangga dan berterima kasih kepada pemerintah daerah yang tengah membangun jalan tembus Bawang-Dieng ini. Ini jalan yang sudah lama sekali diharapkan warga,” ujarnya. (sef)

Penulis: Akhmad Saefudin & Redaktur: Dony Widyo




Honda_Fais Juli 2017

REV Suzuki Yulina Agustus 2017