Nasional News

Perampok Gasak Uang Rp 137 Juta Milik Nasabah Bank

Perampok Gasak Rp 137 Juta Milik Nasabah Bank
LOKASI – TKP perampokan nasabah bank dengan modus menggeombosi ban mobil di Boyolali.
DETIKKPK Geledah Kantor DPRD dan Rumah Walikota

Boyolali – Uang sebanyak Rp 137 juta milik seorang nasabah bank di Boyolali, Sofia Fitrianingsih (32) digasak perampok. Modusnya, perampok menggembosi ban mobil korban.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Jambu, Siswodipuran, Boyolali, Kamis (10/8). Korban sedang dalam perjalanan dari mengambil uang di BPD Bank Jateng dan bermaksud pulang ke rumahnya di Desa Randusari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. Korban hanya seorang diri dengan mengemudikan mobil sedan Toyota Corolla Altis.

Di tengah perjalanan, Sofia menyadari ban mobilnya kempes. Lantas karena merasa takut, korban yang berprofesi sebagai guru ini bermaksud mampir ke rumah temannya di Jalan Jambu. Dia memarkirkan mobil sedan itu di samping gallery milik temannya.

Kemudian korban turun dari mobil dan masuk ke gallery milik temannya tersebut. Sedangkan tas ditinggalkan di dalam mobil.

Tiba-tiba, korban mendengar kaca mobilnya di pecah orang. Ketika hendak kembali ke mobil, dilihatnya dua orang yang berboncengan mengendarai motor jenis bebek, sudah kabur ke arah timur dengan membawa tas milik korban. Korban pun langsung berteriak. Warga sekitar langsung berhamburan keluar. Kejadian itu juga segera dilaporkan ke polisi.

Petugas dari Polsek Boyolali Kota dan Polres Boyolali langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Diketahui ban belakang sebelah kiri mobil korban pecah. Kemudian kaca pintu depan sebelah kiri juga pecah. Kerugian yang dialami korban yakni uang tunai Rp 137 juta, terdiri uang yang baru saja diambil di bank sebesar Rp 125 juta dan uang miliknya yang berada di tas Rp 12 juta. Selain itu juga sejumlah ATM dan surat-surat penting.

Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Miftakul Huda mengatakan, kasus tersebut saat ini masih dalam penyelidikan. Pihaknya sudah melakukan olah TKP.

“Pelaku masih kami lakukan penyelidikan, kami koordinasikan dengan rekan-rekan Polres terdekat tentang modus yang pelaku lakukan yang dimungkinkan pernah terjadi di wilayah lain,” kata Miftakul Huda.

Untuk mengungkap pelaku, pihaknya melakukan berbagai upaya dengan beberapa kegiatan penyelidikan, baik secara manual maupun dengan alat elektronik pendukung.

“Mohon doa-nya semoga segera terungkap,” imbuhnya. (dtk)

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *