Jateng

Nyabu, Supir Truk Cabai Keciduk

Nyabu, Supir Truk Cabai Keciduk
BARANG BUKTI – Tersangka menunjukan barang bukti saat gelar perkara kemarin.
DOKUMEN

TEMANGGUNG – Eko Kurniawan (36) alias Cebol, warga Bulan Kecamatan Selopampang diringkus petugas Kepolisan Resor (Polres) Temanggung, setelah terbukti mengkonsumsi narkotika golongan satu jenis sabu-sabu.

Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti mengatakan, Eko resmi menjadi tersangka kasus narkotika, setelah petugas menemukan barang bukti saat dilakukan pengeledahan usai mengkonsumsi sabu-sabu.

“Saat pengeledahan petugas menemukan barang bukti berupa, satu bungkus plastik berisi serbuk kristal putih narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 0,53 gram, sebuah plastik kresek warna putih, alat hisab, pipet kaca, korek api, sedotan plastik, gunting, dan sebuah telepon genggam,” terang Henny saat gelar perkara Jumat kemarin.

Ia menyampaikan, penangkapan terhadap tersangka ini berawal dari informasi masyarakat yang menyatakan bahwa tersangka sering mengkonsumsi narkoba. Kemudian dari informasi tersebut petugas melakukan penyelidikan terhadap tersangka.

“Tersangka tidak bisa mengelak, saat itu tersangka berusaha membuang bungkusan plastik yang berisi sabu-sabu. Tapi ditemukan oleh petugas,” katanya.

Petugas lanjut Henny, masih akan terus mengorek informasi dari tersangka guna pengembangan kasus ini. Dari peleyidikan sementara tersangka hanya sebagai pemakai sabu-sabu.

“Darimana dapat barang dan bagaimana transaksinya masih kami lakukan penyelidikan,” ujanya.

Henny menambahkan, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 subsider ayat 112 ayat 1, lebih subsider Pasal 127 ayat 1 huruf a UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara serta denda Rp8 miliar.

Sementara itu tersangka Eko alias Cebol mengaku telah mengkonsumsi sabu-sabu sejak tiga bulan terakhir, sabu-sabu dikonsumsinya untuk menambah stamina saat bekerja sebagai supir truk pengantar cabai. “Kerjaan saya supir, rute saya Jakarta dan beberapa kota besar lainnya. Saya nekad mengkonsumsi sabu-sabu hanya untuk menambah stamina saat mengemudikan truk saja,” ungkpanya.

Ia juga mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang berinisial WR, transaksi sabu dilakukan secara langsung. Dirinya langsung memberikan uang kepada pengantar sabu saat melakukan transaksi. “Saya beli hanya Rp600 ribu, uang sebanyak itu hanya dapat kurang dari setengah paket. saya tidak kenal dekat dengan penjual soalnya saat transaksi orangnya pasti mengunakan helm dan mukanya selalu ditutup,” ujarnya.(Set)

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *