Metro

Polsek Pekalongan Timur Kembali Santuni Dhuafa dan Anak Yatim

Santunan
SANTUNAN – Polsek Pekalongan Timur menggelar acara santunan kepada anak yatim, dan doa bersama di mapolsek setempat, Jumat (11/8) sore.
WAHYU HIDAYAT

Jajaran Polsek Pekalongan Timur di bawah kepemimpinan Kompol Agus Riyanto kembali menggelar kegiatan rutin berupa doa bersama sekaligus menyerahkan santunan kepada anak yatim, dan kaum dhuafa di mapolsek setempat, Jumat (11/8) sore.

Kali ini, ada 100 anak yatim dan 150 orang kaum dhuafa yang menerima santunan, dalam acara yang dimulai dari pukul 15.30 hingga 17.50 WIB tersebut.

Menurut Kapolsek Pekalongan Timur Kompol Agus Riyanto, santunan semacam itu memang sudah rutin digelar di Polsek Pekalongan Timur. Namun kali ini digelar dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-72. Sekaligus sebagai ajang ‘pamitan’ dirinya, yang sebentar lagi akan pindah tugas, menjadi Kapolsek Pekalongan Utara. Sedangkan jabatan Kapolsek Pekalongan Timur akan diisi oleh Kompol I Ketut Lanus, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Pekalongan Utara.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga di Kecamatan Pekalongan Timur yang selama ini sudah membantu tugas kami. Sekaligus minta maaf, apabila selama bertugas di Polsek Pekalongan Timur ada kekhilafan,” ungkap Agus di hadapan semua yang hadir.

Pada kesempatan tersebut, Agus memohon doa restu agar di tempat baru nanti, dirinya bisa menjalankan tugas dengan baik dan bisa berbuat lebih baik lagi. “Mutasi adalah hal yang biasa. Saya yakin pengganti saya di sini, akan lebih baik dari saya, apalagi beliau adalah senior saya. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa diteruskan. Saya juga mohon doa supaya nanti di tempat tugas yang baru tetap bisa menyelenggarakan kegiatan seperti ini,” harapnya.

Kegiatan kemarin dihadiri pula Camat Pekalongan Timur, anggota Bhayangkari Ranting Pekalongan Timur, dan segenap anggota polsek setempat.

Seperti kegiatan sebelumnya, acara dikemas dengan nuansa guyub. Dihibur dengan musik kamtibmas oleh satu kelompok musik jalanan, dan acara gendu-gendu rasa.

Acara diisi pula dengan tausiah dari ulama, yang kali ini disampaikan oleh KH Zaenudin Ismail.
Isi tausiah, antara lain disampaikan bahwa polisi tidak hanya melaksanakan tugas pokoknya saja sebagai penegak hukum, tetapi juga hendaknya peduli dengan sesama, utamanta anak yatim dan kaum dhuafa.

Dijelaskan pula agar kita semua peduli terhadap anak yatim. Apalagi ada dalil yang menyebutkan bahwa orang yang tidak peduli dengan anak yatim adalah termasuk orang yang mendustakan agama.

Acara dilanjutkan dengan doa bersama dan penyerahan santunan ke anak yatim. Sedangkan santunan berupa bingkisan ke kaim dhuafa, diserahkan ke orang dhuafa di rumahnya masing-masing oleh anggota Bhabinkamtibmas sesuai daerah binaannya. (way)

Penulis: Wahyu Hidayat & Redaktur: Abdurrahman

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *