Batang News Politik

Markas Partai “Banteng Moncong Putih” Disegel

Markas Partai Banteng Moncong Putih Disegel
SEGEL – Sejumlah perwakilan PAC dan Ranting PDI Perjuangan Kabupaten Batang memasang ‘segel’ di pintu masuk kantor DPC partai berlambang banteng Mocong Putih tersebut.
M DHIA THUFAIL / RADAR PEKALONGAN

BATANG – Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Batang, Senin (4/9) siang kemarin disegel oleh ratusan kader partai berlambang banteng ‘moncong putih’ itu. Mereka menuntut Ketua DPC PDIP Kabupaten Batang saat ini, Lafran Panca Putranto mundur dari jabatannya.

Mereka menilai, ketua DPC PDIP saat ini tidak mampu memimpin partai dan tidak dapat membawa kemajuan partai itu. Mereka juga berpendapat, bahwa kondisi PDIP di kancah perpolitikan di daerah setempat hingga kini tidak ada perubahan ke arah lebih baik, bahkan terpuruk, selama Lafran Panca Putranto memimpin DPC PDI Batang.

Dalam aksi itu, ratusan kader menyerukan ‘Lafran, Mundur’ ‘Lafran, Mundur’ ‘Lafran, Mundur’. Selain itu, massa juga membentangkan beberapa poster yang bertuliskan, ‘Kami Butuh Pimpinan Yang Jenius, Bukan Yang Tidak Becus’, ‘Demi NKRI, Mr. Lafran Harus Rela Mengundurkan Diri Dari Ketua DPC PDIP’, ‘Kalau Tidak Mampu PDIP Hebat Mendingan Turun Bae’.

Koordinator umum aksi, Hanifan mengatakan, bahwa unjuk rasa yang dilakukan oleh 12 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari total 15 PAC PDIP itu sebagai bentuk gerakan moral untuk meminta Pengurus Dewan Pimpinan Pusat dan Dewan Pimpinan Daerah PDIP Jateng memecat Lafran Panca Putranto dari jabatannya sebagai Ketua DPC PDIP Batang.

“PDI Perjuangan sudah dua kali mengalami kekalahan dalam pilkada dan jumlah anggota legislatif yang terus turun, yaitu yang semula berjumlah 17 anggota menjadi 10 anggota. Oleh karena itu, kami memberikan mosi tidak percaya terhadap Lafran yang tidak serius mempimpin DPC PDIP Batang,” katanya.

Ia mengatakan para kader partai akan terus mendesak kepada pengurus DPP dan DPD PDIP Jateng mempertimbangkan kembali atau mengganti Lafran Panca Putranto dari posisinya sebagai Ketua DPC PDI Batang.

“Kami akan patuh terhadap keputusan pengurus DPP dan DPD PDI Perjuangan. Hanya saja, kami berharap mereka mengabulkan permohonan kader partai untuk memecat Lafran Panca Putranto,” katanya.

Setelah beberapa saat melakukan orasi, ratusan kader kemudian melakukan penyegelan pintu kantor DPC PDIP dengan bertuliskan “Kantor PDI Batang Disegel”. Kantor itu akan disegel sampai dengan tuntunan mereka dikabulkan.

Disebutkan Hanifan, 3 PAC yang tidak ikut serta dalam aksi tersebut diantaranya PAC Bawang, Tulis dan Bandar. Sedangkan untuk pengrus PAC Batang pengurusnya tak ikut aksi, dan yang ikut hanya perwakilan 15 ranting. Ia mengancam, apabila sejumlah tuntutannya itu terkabul, maka sejumlah PAC yang tidak hadir atau tidak mendukung aksi tersebut akan ‘dibersihkan’.

“Ada, Ketua PAC yang kebetulan anggota fraksi, jadi karena anggota fraksi, dia takut di recall katanya, jadi tidak berani hadir dalam aksi ini. Jadi menurut saya, beliau beliau lah yang merusak partai kita (PDI Perjuangan-red). Namun apabila misi dan visi dalam aksi kita hari ini berhasil, kami akan melakukan pembersihan. Saya pastikan teman teman PAC yang hari ini tidak mengikuti aksi siang hari ini, atau tidak mendukung aksi ini, maka akan kita habisi semua. Termasuk bagaimana mengevaluasi kinerja fraksi maupun kinerja PAC yang tidak loyal terhadap partai,” tandasnya. (ap6)

Penulis: M Dhia Thufail | Radar Pekalongan
Redaktur: Doni Widyo

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Web - Honda_Efa September 2017