Batang Featured News Pariwisata

Menengok Keseruan Olahraga Panahan Obyek Wisata Batang

*Permainan Seru, Panahan ada di Pagilaran

Tidak hanya untuk gaya-gayaan, panahan menjadi salah satu olaharaga untuk melatih lengan tangan dan fokus seseorang. Olahraga tersebut ada di salah satu wisata Kabupaten Batang. Seperti apa? M FURQON FS, PAGILARAN BATANG

Menengok Keseruan Olahraga Panahan Obyek Wisata Batang
FRESH – Melihat pemandangan lebih jelas dari atas bukit.
M FURQON FIRMAN SYAH / RADAR PEKALONGAN

Wuusss…. clrep.. bak pemanah handal, busur panah yang dibentangkan meluncurkan anak panah menyasar titik hijau yang dikelilingi lingkar warna lainnya. Beberapa anak panah menancap tak jauh dari sana, tak jarang pula yang menyasar ke semak-semak dibelakangnya. Siang itu, di sela hujan reda ikut mengisi suara salah satu obyek Wisata Pagilaran, Kecamatann Blado, Kabupaten Batang.

Mendengar kata Pagilaran mungkin bagi sebagaian besar orang teringat akan keindahan alam, wisata kebun teh, atau mungkin foto selfie. Iya, salah satu wisata alam yang disuguhkan Kabupaten tersebut, terkenal akan keindahan panorama kebun teh dengan suasana asri yang menyelimuti bagian selatan Kota Batang yang cukup mampu menarik pengunjung menjunjung kamera kesayangannya.

Berada di ketinggilan lebih kurangnya 1000-1700 mdpl tak heran suasana sejuk menyelimuti wilayah Kecamatan Blado tersebut. Tidak hanya hamparan kebun teh, pemandangan alam lain seperti air terjun, pohon-pohon tinggi-besar, hamparan perkebunan cengkeh sepanjang lereng pegunungan, hingga pabrik teh obyek peninggalan sejarah seperti rumah peninggalan Belanda, Kopel, Kereta Gantung, Bak Air Sijegang dan lain-lain juga bisa ditemui di sekitar obyek wisata alam itu.

Melengkapi spot-spot wsiata yang ada, masing-masing flying fox, jembatan gantung, pohon selfie, perahu bebek di telaga mininya, beberapa spot baru pun kini dihadirkan lebih kekinian melengkapi spot wisata yang ditawarkan. Panahan salah satunya.

Di sebuah tenda setengah terbuka dengan tiang bambu yang menyangganya, beberapa busur panah menggantung siap dimainkan. Tentu, anak panah menjadi pelengkapnya. Untuk bisa menikmatinya cukup murah tak terlalu dalam untuk pengunjung merogoh koceknya.

Rp10.000 saja, pengunjung bisa menarik busur dengan sepuluh anak panah yang menjadi pelurunya. Bak pemanah profesional beberapa pengunjung merentangkan dengan penuh keyakinan. Ada yang menancap di area bidikan, ada yang nyasar ke semak, tak jarang pula yang tak sampai sepuluh kaki meluncurnya. “Ternyata gak gampang ya. Pegal lho kalau belum terbiasa,” ucap salah satu pemanah asal Kota Batang.

“Mungkin kurang yakin aja. Lebih fokus dan lebih semangat, ini juga bagian dari sunnah Rasul lho ya,” susul salah satu pengelola sambil bercanda menyemangati tamunya.

Di spot panahan ini pengunjung pagilaran yang suka memanah bisa menyalurkan hobi, berolahraga atau unjuk gigi foto selfie pun tak dilarang di sana. Mau mencoba? (fqn)

Penulis: M Furqon Firman Syah | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *