Jateng

KPK Periksa Direktur dan Pejabat RSUD Kardinah

KPK Periksa Direktur dan Pejabat RSUD Kardinah*Kasus Dugaan Suap Siti Masitha

TEGAL – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus dugaan korupsi proyek di RSUD Kardinah yang menyeret Wali Kota Tegal nonaktif Siti Masitha. Kali ini, lembaga antirasuah itu memeriksa Direktur RSUD Kardinah Abdal Hakim Tohari. Selain itu, KPK juga memeriksa dua staf RSUD dan empat pegawai Pemkot Tegal Selasa (12/9).

Pemeriksaan yang digelar di Gedung Bhayangkari, di Jalan Yos Sudarso itu dilakukan secara tertutup. Bahkan, KPK juga sempat memerintahkan petugas kepolisian untuk bisa berjaga di depan pintu masuk hingga jalan belakang arah ruangan yang biasa digunakan untuk kegiatan ibu-ibu Bhayangkari. Tak pelak, sejumlah media yang sudah menunggu sejak pukul 09.00 WIB pun tak bisa melihat proses pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik KPK.

Dari informasi yang diperoleh, pejabat yang diperiksa oleh penyidik KPK berjumlah lebih dari 5 orang, di antaranya Direktur RSUD Kardinah dr Abdal Hakim Tohari, Kepala TU RSUD Kardinah Zaenal Abidin, serta Kabid Keuangan RSUD Kardinah Umi. Selain itu, KPK juga memeriksa Kabag Bakeuda Heru Prasetyo, Plt Kepala Satpol PP Yusmana, dan dua orang lainnya yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Pemeriksaan yang tertutup itu akhirnya sempat ada jeda, saat azan zuhur berkumandang. Tampak dirut RSUD Kardinah keluar dari pintu belakang menuju masjid. Dengan didampingi petugas KPK, Abdal Hakim langsung diserbut sejumlah media. Awalnya, Abdal Hakim enggan berkomentar, hingga akhirnya dia pun buka suara.

“Sebagai seorang direktur yang anak buahnya ikut tertangkap OTT KPK, sudah sewajarnya bila saya juga ikut diperiksa. Namun, tadi saya baru ditanya soal kesehatan saja. Apakah saya sehat atau tidak,” terang Abdal Hakim.

Dia juga menyebut bahwa pertanyaan penyidik KPK memang cukup banyak. Namun, hingga keluar untuk melakukan salat, dia baru diberi pertanyaan tentang kesehatan dan belum masuk pertanyaan seputar proyek tersebut. “Jadi, pertanyaan penyidik belum sampai ke pokok materi,” ungkap Abdal sambil berjalan.

Namun demikian, Abdal Hakim juga sempat menyebut bahwa dalam persoalan yang tengah membelit lembaganya, bahwa soal kuasa pengguna anggaran terkait proyek yang kini tengah ditangani KPK adalah Wadir Keuangan RSUD Kardinah Cahyo, tersangka yang terkena OTT KPK. Sayangnya saat ditanya perihal lain, dia meminta kepada awak media agar diberi waktu untuk melakukan salat.”Sudah dulu ya mas, saya mau salat dulu,” tutupnya sambil memasuki masjid.

Sementara itu, Kapolres Tegal AKBP Semmy Ronny Thabaa membenarkan adanya pemeriksaan itu. “Ya benar ada pemeriksaan KPK di Gedung Bhayangkari,” jelasnya. Namun demikian, Semmy mengaku tidak mengetahui persisnya siapa yang diperiksa dan tentang apa saja yang diperiksa. “Kami hanya backup pengamanan dan menyediakan tempat pemeriksaan saja,” ungkapnya. (gus/fat)

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Web - Honda_Efa September 2017