Batang News

Korban Melawan, Maling Motor Tembak Korbannya

Korban Melawan, Maling Motor Tembak Korbannya
GELEDAH – Satreskrim Polres Batang dan Unit reskrim Polsek Tulis menemukan barang barang hasil penggledahan dari dalam kamar kost an tersangka.
M DHIA THUFAIL / RADAR PEKALONGAN

*Mencoba Kabur, Pistol dan Motor Pelaku Ditinggal

BATANG – Belum lama keluar dari dalam Rutan Slawi, dua orang residivis kambuhan lintas wilayah kembali nekat melakukan tindak kejahatan. Kali ini, mereka nekat melakukan tindak pencurian sepeda motor dengan cara melukai korban, bahkan salah seorang pelaku menembak korbannya dengan pistol rakitan.

Dua orang residivis itu yakni, Andi Prasetyo Febriyanto (35) salah seorang residivis kasus Curas yang beralamatkan di Jalan Kumudasmoro Dalam Rt 03 Rw 06 Kelurahan Bongsari Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Serta, Andri Sugiarto (39) salah seorang residivis kasus narkoba yang beralamatkan di Desa Kedungmalang Rt 1 Rw 03 Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang.

Mereka berdua, Senin (11/9) kembali berhasil diamankan oleh anggota Polsek Tulis Polres Batang setelah sebelumnya melakukan percobaan pencurian dengan kekerasan di Jalan Desa Depok Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.

Dijelaskan oleh Kapolres Batang, AKBP Juli Agung Pramono melalui Kapolsek Tulis AKP I Wayan Sono, bahwa kedua tersangka diketahui telah melakukan tindak pencurian dengan mengambil sepeda motor Honda Beat milik korban Lukman (25) warga Dukuh Tegalrejo Rt01/VI Desa Depok Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.

“Jadi kedua tersangka ini berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega. Saat melewati Jalan Desa Depok sekira pukul 22.00 WIB, mereka melihat korban sedang menghentikan laju sepeda motor Honda Beat yg dikendarai sendirian. Karena saat itu ada barang bawaan milik korban ada yang terjatuh,” terang Kapolsek.

Kemudian, lanjut Kapolsek, tiba tiba kedua tersangka langsung menghentikan laju sepeda motornya itu, dan salah satu pelaku bernama Andi Prasetyo Febriyanto turun dari sepada motor dan menghampiri korban. Sedang, tersangka Andri Sugiarto menunggu diatas sepeda motor sambil memantau lokasi sekitar.

“Saat tersangka Andi Prasetyo mendekat, ia langsung mengambil kunci kontak sepeda motor milik korban. Segera korban beraksi dengan menahan, agar kunci kontak miliknya tidak sampai terambil. Lalu terjadi perebutan kunci kontak antara tersangka dengan korban. Namun tiba tiba, tersangka Andi Prasetyo mengeluarkan sepucuk senpi rakitan menyerupai revolver dengan amunisi ramset yang berisi kelor,” jelasnya.

Tersangka Andi Prasetyo, menurut Kapolsek sempat meletuskan senpi rakitan itu mengarah ke wajah korban. Setelah itu, tersangka Andi Prasetyo segera berlari meninggalkan korban lalu naik diatas sepeda motor Yamaha Vega. Lalu bergegas tersangka Andri Sugiarto menyalakan mesin sepeda motor Yamaha Vega untuk melarikan diri. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka sobek hingga mengeluarkan darah pada pipi sebelah kiri sebanyak 2 titik.

“Selanjutnya, kedua pelaku sempat 2 kali terjatuh dari sepeda motor saat pelarian. Pertama, mereka terjatuh didepan kantor Perkebunan di Desa Depok hingga sepucuk senpi rakitan yg dibawa pelaku sampai terjatuh dilokasi. Kedua, mereka ter jatuh dipinggir jalan Dukuh Seprih Desa Juragan Kecamatan Kandeman. Untuk posisi jatuh yang kedua itulah, kedua tersangka sampai meninggalkan sepeda motornya dipinggir jalan.” beber Kapolsek.

Selang 4 jam kemudian, petugas Kepolisian dari Polsek Tulis dengan dibantu warga berhasil mengamankan kedua pelaku di bundaran Jalan raya Desa Tulis Kecamatan Tulis Kabupaten Batang. Selanjutnya kedua tersangka berikut barang bukti dibawa ke Polsek Tulis.

“BB yang kami amankan yakni 1 pucuk senpi rakitan menyerupai revolver berikut amunisinya jenis ramset yg berisi kelor. Serta 1 unit sepeda motor Yamaha Vega yg merupakan sarana yang digunakan oleh tersangka. Saat ini kami tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kepemilikan senpi itu,” katanya.

Tak sampai disitu, Selasa (12/9) sore, Jajaran Satreskrim polres Batang dan Unit reskrim Polsek Tulis, melakukan penggeledahan di rumah kontrakan milik tersangka Andi Prasetyo, di kelurahan Poncol Kota Pekalongan.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti pendukung, diantaranya peluru rakitan dan sejumlah alat untuk merakit. Saat ini, keduanya masih dikeler oleh petugas, untuk menunjukkan lokasi pembelian senpi yang disalahgunakan untuk kejahatan tersebut. Sementara, kedua pelaku akan di jerat dengan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman huKuman 7 tahun penjara. Petugas juga akan melakukan razia dan menelusuri penjualan senpi agar tidak disalah gunakan. (ap6)

Penulis: M Dhia Thufail | Radar Pekalongan
Redaktur: Doni Widyo

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *