Metro News

Pengedar Sabu Dibekuk Satuan Narkoba Polres Pekalongan Kota

 

Barang Bukti 19 Gram Sabu, 37 Gram Ganja

KOTA PEKALONGAN – Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan Kota menangkap seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu-sabu dan ganja, Rabu (13/9) sore.

Tersangka bernama Jamal Bahadi (36), warga Jalan Seroja, Klego Gg 7 No 18 RT 02 RW 08, Kelurahan Klego, Kecamatan Timur, Kota Pekalongan, ditangkap di rumahnya sekira pukul 15.30 WIB.

Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain berupa 2 paket besar dan 3 paket kecil sabu-sabu siap edar, dengan total berat kurang lebih 19 gram. Barang bukti sabu-sabu sebanyak ini, merupakan hasil tangkapan tersebar jajaran Polres Pekalongan Kota.

Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti 1 toples kecil ganja kering seberat 37 gram, alat hisap sabu, 1 timbangan digital, 4 unit ponsel, 2 bandel plastik klip, 2 bungkus sedotan putih, 13 pipet kaca, 8 korek api, 3 gunting, 1 kalkulator, dan sebuah buku tabungan.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Enriko Sugiharto Silalahi, didampingi Kasat Res Narkoba AKP Rohmat Ashari, menjelaskan bahwa penangkapan pengedar sabu itu berdasarkan pengembangan dari seorang tersangka pengguna sabu-sabu bernama M Taqwa Nur (36) yang telah ditangkap pada Selasa (12/9) malam.

“Awalnya anggota Sat Narkoba mendapat informasi ada seseorang yang melakukan transaksi narkoba, TKP perumahan belakang Unikal. Lalu orang tersebut sudah ditangkap pada Selasa malam, dan didapatkan barang bukti satu paket sabu seberat 0,5 gram,” jelas Kapolres, Rabu (13/9) petang.

Dari penangkapan tersebut, anggota Sat Narkoba melakukan pengembangan. Kemudian didapatkam informasi kalau tersangka tersebut mendapatkan sabu-sabu dari seseorang, yang tak lain bernama Jamal Bahadi.

Lalu pada Rabu (13/9) pukul 15.30 WIB, sejumlah anggota Sat Narkoba Polres Pekalongan Kota mendatangi rumah Jamal dan memeriksa Jamal. Petugas juga melakukan penggeledahan di dalam rumah yang bersangkutan.

Akhirnya, petugas mendapatkan barang bukti berupa 19 gram sabu-sabu, 37 gram daun ganja kering, beberapa alat hisap sabu, timbangan digital, korek api, ponsel, dan beberapa barang bukti lainnya.

Kapolres menambahkan, pihaknya akan mengembangkan lebih lanjut kasus tersebut. Sedangkan tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 2, Pasal 112 ayat 1, dan Pasal 111 ayat 1, dengan ancaman pidana penjara minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun.

Sementara itu, tersangka Jamal Bahadi mengaku mendapatkan narkoba tersebut dari seseorang yang ada di Jogja. “Saya tidak kenal dengan yang mengirim. Barangnya dikirim jatuh alamat, saya dapat dua hari lalu,” katanya.

Dia juga mengaku, awalnya ia mendapatkan sabu-sabu seberat 25 gram, dengan harga Rp 1,3 juta per gram. Namun sudah ada yang ia jual ke orang lain maupun konsumsi sendiri, sehingga tersisa hanya 19 gram.

Sabu-sabu itu ia dapatkan seharga Rp 1,3 juta. Kemudian dijual lagi dengan dipecah-pecah menjadi paket-paket kecil atau paket hemat. “Sebenarnya mau saya pakai sendiri. Bukan mau ngedarkan. Tapi saya diperalat untuk menjualkan. Saya sudah pakai sabu sejak lama. Tapi baru awal bulan September ini coba ikut menjual,” tuturnya.(way)

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Web - Honda_Efa September 2017