Batang News Pariwisata

Pemkab Bakal Gagas KA Wisata

Paralayang Sikuping
UNGGULAN – Potensi yang ada di bukit Sikuping ini menjadikan lokasi tersebut menjadi salah satu objek wisata unggulan yang siap dikembangkan dan dipromosikan ke kancah nasional.
M Dhia Thufail

BATANG – Setelah kemarin muncul destinasi wisata baru, yakni Bukit Sikuping dan Sri Gunung di Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang. Belum lama ini, pemerintah daerah setempat akan menggagas keberadaan kereta api wisata yang dapat berhenti di Stasiun Plabuhan Batang.

Nantinya, dengan keberadaan kereta api wisata itu, para pengunjung maupun wisatawan dari dalam maupun luar dapat mengakses atau menjangkau Bukit Sikuping dan Sri Gunung lebih mudah.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Batang, Bambang Supriyanto, yang mengatakan bahwa untuk merealisasikan gagasan itu, pemkab akan melakukan kerja sama dengan PT KAI Daop IV Semarang. Yaitu adanya pembukaan kembali trayek KA Semarang-Plabuhan.

“Bukit Sikuping dan Sri Gunung berada tidak jauh dari jalur lintasan KA Surabaya-Jakarta. Sehingga, kami akan menjajaki kerja sama dengan PT KAI, agar KA wisata dapat dioperasikan sampai ke Stasiun Plabuhan Batang,” beber Bambang, Jum’at (15/9) lalu.

Ia mengatakan, apabila nanti KA wisata dapat beroperasi, para wisatawan yang akan berkunjung ke Bukit Sikuping dan Sri Gunung dapat menikmati keindahan panorama Alas Roban yang berupa hamparan perkebunan karet dan pisang kirana, serta keteduhan alam yang sejuk.

Bagi wisatawan yang akan naik ke gardu pandang, kata dia juga akan disuguhi dengan pemandangan birunya air Laut Jawa atau indahnya matahari tenggelam pada saat sore hari dan munculnya matahari terbit dari ufuk timur.

“Adapun bagi pencinta paralayang, lokasi objek wisata Sikuping bisa dijadikan sebagai rujukan para olahragawan extreme itu. Karena hembusan angin yang ada relatif stabil dan ketinggian dataran lokasi,” katanya.

Menurut Bambang, untuk menuju ke lokasi objek wisata Bukit Sikuping dapat dijangkau dengan menggunakan sepeda motor dan mobil. Karena akses jalan sudah permanen (dicor beton-red).

“Oleh karena itu, dua destinasi wisata itu akan semakin ramai apabila KA wisata bisa berhenti di Stasiun Plabuhan Batang. Karena bagi wisatawan dari daerah lain dapat langsung menuju ke lokasi objek wisata dengan cukup berjalan kaki,” tandasnya. (ap6)

Penulis: M. Dhia Thufail & Redaktur: Dony Widyo

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *