Jateng News

Potensi Rawan Kebakaran di Kota Tegal Merata

Potensi Rawan Kebakaran Merata
PADAMKAN API – Petugas Damkar dan BPBD memadamkan api di lahan tidur Kraton yang terbakar, Jumat (15/9).
K. ANAM SYAHMADANI

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau masih akan berlangsung sampai September ini. Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tegal menyebutkan, potensi rawan kebakaran di Kota Bahari cukup merata. Di setiap kelurahan, terdapat lahan tidur yang rentan terbakar.

“Di setiap kelurahan terdapat lahan kosong yang bersifat kering. Sehingga, kerawanan kebakaran menyebar di semua kelurahan,” kata Ketua Tim Reaksi Cepat BPBD Andri Yudi Setiawan, Senin (18/9). Andri menyebut, dari kasus yang ada, peristiwa kebakaran lahan tidur kebanyakan disebabkan membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan.

Itu seperti terjadi pada kebakaran lahan tidur di Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Jumat (15/9). Diduga, api berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan. Beruntung, petugas Damkar, TRC BPBD, dibantu warga dan Koramil Tegal Barat cekatan dalam memadamkan api, sehingga bisa dipadamkan dalam waktu satu jam.

Selanjutnya, Andri mengimbau warga tidak membuang sampah atau puntung rokok sembarangan. Sementara terkait kebutuhan air bersih di Kota Tegal pada musim kemarau ini, masih mencukupi. Sampai saat ini, tidak ada wilayah yang kekurangan air bersih. Termasuk, di Kecamatan Margadana yang biasanya mengalami kekurangan.

“Tahun lalu kan biasanya di Margadana. Namun, tahun ini jaringan PDAM sudah masuk ke sana, sehingga kebutuhan air bersih tercukupi,” ujar Andri. Terpisah, Prakirawan BMKG Tegal Sayful Amri menyampaikan, pada musim kemarau seperti ini, ketersediaan air tanah berkurang karena minimnya curah hujan. Untuk itu, warga agar bijak dalam menggunakan air bersih. (nam)

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *