Jateng

Diproyeksi Jadi Sentra Batik Khas

Diproyeksi Jadi Sentra Batik Khas
BATIK – Camat Wonosobo, Zulfa Ahsan dampingi pelatihan batik khas Wonosobo di Desa Pancurwening, kemarin (18/9).
Erwin/Wonosobo Ekspres

*Pancurwening Latih Warga Membatik

WONOSOBO – Keberhasilan batik Bumi Tanoshi karya warga Kelurahan Tawangsari, menjadi inspirasi bagi desa lain di Kecamatan Wonosobo. Salah satu desa yang mulai mengikuti jejak untuk serius mengembangkan kerajinan batik khas tersebut adalah Desa Pancurwening.

Maka, selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (20/9) digelar pelatihan membatik untuk warga. Menurut Camat Wonosobo, Zulfa Ahsan Alim upaya melatih warga Pancurwening untuk mulai membatik sudah dimulai sejak Senin (18/9) dan akan berakhir pada Rabu (20/9).

“Kami memproyeksikan Pancurwening nantinya sebagai sentra kerajinan batik khas Wonosobo yang kedua, setelah Bumi Tanoshi di Kelurahan Tawangsari,” terang Zulfa, selasa (19/9).

Maka untuk melatih wagra Pancurwening, Camat menggandeng pasangan suami-istri, Waluyo dan Sa’diyah, penggagas bumi tanoshi untuk melatih 30 lebih warga setempat. Mereka merupakan ibu-ibu kader PKK desa dan para pemuda-pemudi yang berminat untuk belajar teknik membatik. Menurut Zulfa, antusiasme warga desa Pancurwening cukup tinggi karena mereka juga ingin maju. “Kades setempat pun sangat support dengan adanya pelatihan ini, karena nantinya desa Pancurwening bakal merasakan manfaat positif apabila benar-benar mampu menjadi sentra batik khas,” imbuh Zulfa.

Batik, menurut Zulfa menjadi potensi produk khas Wonosobo yang masih sangat terbuka dan dengan keseriusan semua pihak yang terlibat, upaya mengembangkan Pancurwening sebagai sentra batik sangat mungkin bisa diwujudkan. Dengan munculnya Pancurwening sebagai penopang kebutuhan batik, maka ke depan Zulfa mengaku optimis tingkat perekonomian warga pun kian meningkat. “Industri ini masih sangat bagus dari sisi pemasarannya, karena saat ini, Bumi Tanoshi juga mulai kewalahan melayani permintaan konsumen.; Selain itu, tumbuhnya sentra batik juga akan menekan jumlah pengangguran, serta menjadi daya dukung sektor Pariwisata di Wonosobo,” pungkas Zulfa. (win)

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *