Batang News

Jangan Main-main dengan DD, Pengawasan Sudah Ektra Ketat

Drs H Tulyono MSi
Drs H Tulyono MSi

BATANG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) Kabupaten Batang meminta seluruh stakeholder yang terkait dengan pencairan dan pengelolaan dana desa (DD) untuk tak mai-main dengan penggunaan anggaran yang bersumber dari APBN itu. Selain sudah banyak yang terjerat kasus hukum, pengawasan atas pengelolaan DD juga saat ini dilakukan dengan ekstra ketat.

“Kami selalu mengingatkan jajaran staf di Dispermades yang menangani dana desa, mengajak unsur kecamatan, dan tentu mengingatkan pemerintah desa untuk bisa mengawal pelaksanaan dana desa secara baik dan benar. Jangan ada yang main-main dengan dana desa,” tegas Kepala Dispermades Kabupaten Batang, Drs H Tulyono MSi, Jumat (22/9), didampingi Kasie Pengelolaan dana Pembangunan Desa.

Dia mengatakan, Dispermades selalu meminta pemerintah desa untuk bersama-sama melaksanakan DD secara transparan dan akuntabel di setiap forum-forum sosialisasi. Secara informal, Tulyono bahkan intens mengirimkan pesan singkat kepada para kades dan camat.

“Saat jelang lebaran lalu, kita sampai sebarkan SMS ke para kades untuk tak otak atik dana desa, tidak usah mikiri Dispermades. Intinya, kita ingin bekerja aman dan nyaman, komitmen inilah yang kita sampaikan sejak awal ke para pihak terkait, terutama di jajaran Dispermades,” terangnya.

Terlebih, lanjut Tulyono, kegiatan monitoring dan pengawasan yang dilakukan lembaga-lembaga terkait juga saat ini lebih ketat. Aparat penegak hukum (APH), baik Kejaksaan maupun Polres Batang juga kian gencar melakukan monitoring lapangan. Selain itu, BPK, BPKP dan inspektorat juga ikut mengawasi di lapangan.

“Bahkan, KPPN yang mulai tahun ini terlibat dalam alur pencairan sana desa juga ikut cek ke lokasi. Prinsipnya, kita sudah sangat ketat, upaya pencegahan juga dilakukan dengan melibatkan Kejari dan Polres Batang. Dengan pola ini, kami berharap pelaksanaan dana desa bisa lebih optimal,” ujarnya.

Saat ini, realisasi DD di 239 desa se Kabupaten Batang tercatat sudah 100%. Dispermades malah tengah mempersiapkan pencairan termin 2 sebesar 40%.

“Informasinya, untuk Kabupaten Batang, hari ini (kemarin –red) dana desa sudah bisa dicairkan ke RKUD (Rekening Kas Umum Daerah –red). Insya Allah ini menjadi pencairan tercepat ketiga di Jateng. Setelahnya kami akan sosialisasikan ke desa untuk segera memproses pengajuan pencairan. Syaratnya, bukti dan laporan realisasi termin satu harus ada,” pungkasnya. (sef)

Penulis: Akhmad Saefudin & Redaktur: Dony Widyo

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *