Batang News

Wabup Tanamkan Pendidikan Karakter pada Siswa Sekolah

Pendidikan Karakter
MENGAJAR – Wakil Bupati mengajar para siswa SMPN2 Bandar dengan memberikan pembelajaran tentang pendidikan karakter.
M Dhia Thufail

BATANG – Memberikan inspirasi kepada anak anak merupakan salah satu cara yang strategis dalam pembentukan karakter. Sebab moment tersebut menjadi memori inti di dalam otak untuk dijadikan suplai gairah dalam mengejar cita cita.

Terlebih, dikatakan Wakil Bupati Batang Suyono, bahwa dengan perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat bisa merubah perilaku kehidupan masyarakat. Selain itu, masuknya budaya asing yang tidak terfilter bisa berdampak pada perubahan perilaku dan budaya masyarakat Indonesia.

“Untuk itu, sejak dini kita harus mengantisipasi perubahan perilaku dan budaya anak anak dengan penguatan pendidikan karakter. Sehingga anak anak kita sebagai generasi penerus bangsa memiliki moral yang baik, kecerdasan serta berdaya saing dalam menyongsong perubahan zaman di era teknologi ini,” ujar Suyono usai mengajar siswa siswi SMPN 2 Kecamatan Bandar, Rabu (20/9).

Suyono menyebutkan, di zaman yang moderen ini kita kalah cepat dengan teknologi. Untuk itu menurutnya gunakan teknologi atau penggunaan Hp android dengan bijak. Karena dari hasil survai yang ada, 70% masyarakat Indonesia menggunakan kecanggihan teknologi untuk mengakses konten negatif.

Ditegaskan juga oleh Suyono, maraknya peredaran narkoba yang sudah merambah anak anak sekolah menjadi keprihatinan. Bukan itu saja, kekerasan seksual juga semakin merajalela. Karena salah satu penyebabnya, yakni akibat penggunaan Hp untuk melihat situs situs porno. Hal ini dapat merusak otak manusia untuk melakukan kekerasan dan pelecehan seksual.

“Jauhi hal hal yang negatif, ciptakan lingkungan sehat serta jaga diri untuk tidak terpengaruh menggunaan obat obatan terlarang dan jauhilah narkoba,” pinta Suoyno.

Kepala Sekolah SMP N 2 Kecamatan Bandar, Siswanta mengatakan, untuk memproteksi perubahan moral dan karakter anak didik yang berjumlah 382 orang. Pihaknya berusaha semaksimal mungkin dengan menanamkan pendidikan karakter, serta penguatan pendidikan agama kepada siswa siswi dengan mewajibakan sholat berjamaah.

“Kami memeliki kebiasaan dan wajib hukumnya bagi siswa siswi kami sebelum mulai pelajar untuk tadarusan dan pembacaan Asmaul Husna serta sholat berjamaah di Masjid Sekolah,“ tandas Siswanta. (ap6)

Penulis: M. Dhia Thufail & Redaktur: Dony Widyo

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *