Kajen News

Dorong UMKM Lestarikan Budaya dan Potensi Lokal, PNM Tegal

Tinjau Produksi Batik Tulis
TINJAU – Sekretaris Kemenkop UKM, Agus Muharam didampingi Pemimpin PNM Cabang Tegal, Haryono saat meninjau produksi batik tulis kombinasi mitra ULAMM PNM Tegal, di kediaman H Shodiq Wonopringgo Pekalongan.
NOVIA ROCHMAWATI

WONOPRINGGO – Sekretaris Kementrian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), Agus Muharam melakukan kunjungan ke produsen Batik Tulis Kombinasi H Shodiq, di Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Rabu (4/10).

Menurutnya, sebagai BUMN, Permodalan Nasional Madani (PNM) wajib mendorong Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) utamanya dalam pelestarian budaya dan potensi lokal. Lewat berbagai programnya, PNM Diharapkan dapat membantu permodalan, dan kelangsungan UMKM tersebut.

“Para perajin dan produsen ini semangatnya sangat tinggi. Menjadikan pekerjaan tersebut sebagai budaya yang bisa turun-temurun dalam melestarikan budaya dan potensi lokal Indonesia. Nah, dengan kerja sama dengan PNM, secara tidak langsung PNM juga turut mendorong mereka untuk melestarikan budaya,” terang Agus.

Ditambahkan, ia juga terkesan dengan tanggung jawab UMKM yang bekerja sama dengan PNM. Meski kecil tapi mereka sangat ulet dan gigih dalam pengembalian modal usaha yang mereka pinjam. Dan hal tersebut dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya.

Ke depan pihaknya juga berharap PNM dapat memfasilitasi para UMKM dalam branding. Tidak hanya melakukan pembinaan dan pelatihan, tetapi juga melakukan upaya promosi, salah satunya dengan kegiatan pameran produk. Sehingga UMKM ini ke depan kelasnya makin meningkat, dari kecil bisa menjadi menengah dan makin meningkat.

Dalam kunjungan tersebut, lelaki yang juga menjabat sebagai Komisisaris PNM Pusat ini juga menengok aktivitas para pekerja di rumah produksi Batik Tulis dan Kombinasi ini. Selain itu, dipamerkan pula hasil produksi mitra Unit Layanan Modal Mikro (ULAMM) lainnya. Seperti produk Sarung Goyor Pak Dauri Pemalang, Olahan Nanas Ibu Jariyah Pemalang, Produk Konveksi Bapak Suhada, serta Sajadah Batik Produksi Ibu Jazilah.

Pemimpin Cabang PNM Tegal, Haryono menerangkan, saat ini sudah ada ribuan nasabah yang berada di bawah naungan PNM Cabang Tegal. Tersebar dari Brebes hingga Batang. Tak hanya itu, para pegawai di bawah naungannya sebagaian besar terdiri dari orang-orang lokal. Sehingga tak hanya membantu permodalan UMKM, PNM juga menjadi lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitarnya.

“Alhamdulillah kami sudah memiliki ribuan nasabah yang tersebar dari Brebes hingga Batang. Dan dari sisi kepegawaian kami utamakan local people agar dapat merangkul masyarakat sekitar. Sehingga komunikasi dan silaturahmi antara PNM dengan masyarakat tetap terjaga,” tandasnya. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati & Redaktur: Widodo Lukito

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *