Featured Kendal

Gunakan Ilmu untuk Pengabdian Sesuai Etika Kebidanan

Akbid Uniska Kendal
GELAR WISUDA – Akademi Kebidanan (Akbid) Uniska Kendal menggelar wisuda angkatan IX jenjang Diploma III di Hotel Sae Inn, Rabu (11/10).
NUR KHOLID MS

Akbid Uniska Kendal Menggelar Wisuda Angkatan ke IX

Akademi Kebidanan (Akbid) Uniska Kendal menggelar wisuda angkatan IX jenjang Diploma III di Hotel Sae Inn, Rabu (11/10). Seperti apa? NUR KHOLID MS, Kendal

Wisuda angkatan IX diikuti sebanyak 19 mahasiswa berasal dari jenjang Diploma III. Sebagai wisuda berprestasi terbaik pertama adalah Dyah Pertiwi dengan IPK 3,81, terbaik kedua Marsa Rosallina IPK 3,80, dan terbaik ketiga Hikmatul Azizah IPK 3,63.

Selain itu juga ada penyerahan sertifikat angka kredit partisipasi kegiatan kemahasiswaan. Yakni nilai tertinggi pertama diraih Dyah Pertiwi dengan total angka kredit 195, tertinggi kedua Wida Nurhidayah total angka kredit 165 dan tertinggi ketiga Marsa Rosallina total angka kredit 160.

Tampak hadir, yakni Bupati Kendal diwakilkan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Rr Astuti Watiningrum SSos, Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VI Jawa Tengah diwakili Kepala Sub Bagian Keuangan Puji Lestari SSos, Ketua Yayasan Akbid Uniska dr H Kusuma Adji MSi, Kepla Dinas Kesehatan Kendal, Ketua IBI Cabang Kendal, Pimpinan PT se Kab Kendal, Pimpinan Rumah Sakit dan Puskesma se Kendal, Dewan Pembina dan Pengurus Yayasan Akbid Uniska kendal, serta orangtua wisudawati.

Rr Astuti Watiningrum yang membacakan sambutan buapti mengucapkan selamat kepada mahasiswa semua yang telah dinyatakan lulus ujian akhir program hingga diwisuda. Semoga ilmu yang telah didapat untuk digunakan dengan baik dan benar dalam pengabdian di masyarakat sesuai etika kebidanan dengan selalu menjujung tinggi nilai sosial dan hati nurani. Kesuksesan yang sebenarnya adalah dapat diterima oleh masyarakat, dan mampu menolong masyarakat keluar dari permasalahan kesehatan, terutama yang berhubungan kebidanan.

“Selain mampu hasilkan lulusan /sumber daya manusia (bidan) yang kompeten dan siap bekerja. Kedepan diharapkan Akbid Uniska Kendal selalu eksis, terus maju dan berkembang, serta berperan aktif dalam mencetak tenaga trampil bidang kesehatan khususnya melahirkan bidan-bidan profesional yang siap menjawab tantangan kemajuan di era saat ini dengan kecanggihan ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata dia.

Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta laju pertumbuhan penduduk yang terus bertambah, diakui telah membawa dampak yang sangat kompleks dalam segala aspek kehidupan.
Pelayanan kesehatan menjadi prioritas yang utama dalam pembangunan kesehatan. Tetapi saat ini kita masih dihadapi berbagai problema dan permasalahan kesehatan yang harus segera diselesaikan bersama, seperti masih tingginya angka kematian ibu dan bayi, serta kasus kurang gizi yang masih dijumpai. Setelah itu, masih tingginya prevalensi penyakit-penyakit yang kian kompleks. Peran bidan sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat, apalagi pada wilayah-wilayah pedesaan yang masih jauh dari pusat-pusat pelayanan kesehatan yang ada.

“saya mengajak wisudawati agar bersama-sama mensukseskan pembangunan khususnya di bidang kesehatan dengan menerapkan ilmu dan keahlian yang didapat di masyarakat. Sebagai seorang Ahli Madya Kebidanan, wisudawati diharapkan memiliki pemikiran-pemikiran dan gagasan-gagasan baru yang dapat memberikan sumbangsih terhadap kemajuan dan perubahan terhadap pelayanan kesehatan di masyarakat. Berikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat,” tukas dia.

Kepala Sub Bagian Keuangan Puji Lestari mengatakan, atas nama Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI, Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah menyampaikan selamat kepada wisudawati atas keberhasilannya menyelesaikan studi di Akbid Uniska Kendal. Penghargaan sebesar-besarnya kepada para dosen dan tenaga kependidikan di institusi ini, orangtua wali yang juga ikut berperan aktif dalam menghantarkan putrinya menyelesaikan studinya dengan meraih prerdikat Ahli Madya Kebidanan.
Dikatakan, dari 255 jumlah PTS di Jawa Tengah, pasti masing-masing PTS berharap dapat eksis dan diminati oleh masyarakat. Untuk dapat memenuhinya, kata kuncinya adalah melakukan progres.

“Berdasar pengalaman, PTS dapat meraih sukses dan berkembang pesat menjadi besar bukan semata-mata karena dipengaruhi oleh lamanya usia perguruan tinggi, akan tetapi lebih pada dipengarui oleh progress dilakukan. Sehingga dalam pengembangan kampus, unsur pimpinan di PTS dituntut senantiasa kreatif dan inovatif agar mampu menyesuaikan perkembangan jaman yang terus mengalami perubahan ke arah kemajuan,” kata dia.

Ketua Yayasan Akbid Uniska dr H Kusuma Adji mengatakan, melalui program IBI banyak pembinaan, terutama pembinaan untuk peningkatan SDM, dan Akbid Uniska Kendal insyaAllah bisa melahirkan bidan-bidan yang profesional, mandiri dan beraklakul karimah.

“Alumni Akbid Kendal sebagian sudah bekerja baik di institusi pemerintah maupun swasta. untuk itu kami sangat bersyukur,” kata dia. (*)

Penulis: Nur Kholid MS & Redaktur: Widodo Lukito

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *