Batang News

Batang Kekurangan Tenaga Pendidik

Audiensi Guru
AUDIENSI – Jajaran Pengurus PGRI Kabupaten Batang menggelar audiensi dengan Bupati Batang.
M Dhia Thufail

PGRI Temui Bupati

Tenaga kependidikan di Kabupaten Batang saat ini mulai dirasa berkurang, karena banyak dari mereka tiap tahunnya harus purna tugas/pensiun. Sehingga menyebabkan rasio pengajar menjadi tidak seimbang.

Sedang untuk tenaga Wiyata Bhakti (WB) sendiri, kini jumlahnya hampir separuh dari jumlah guru PNS yang masih aktif. Hal ini lah yang membuat keprihatinan dunia pendidikan di Kabupaten Batang.

Untuk itu, dikatakan Ketua PGRI Kabupaten Batang, Wahyusin bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan terobosan terobosan guna memperjuangkan nasib para guru WB untuk bisa diangkat. Terlebih bagi mereka, para guru WB yang sudah mengabdikan diri sejak lama.

“Setidaknya, status mereka bisa diakui oleh pemerintah daerah, syukur syukur keberadaan mereka bisa di buatkan Surat Keputusan (SK) Bupati. Walaupun nantinya tidak membebani anggaran pemerintah daerah,” ujar Wahyusin, saat menggelar audiensi dengan Bupati Batang di Meeting Room, Selasa (10/10).

Menanggapi hal itu, Bupati Batang, H. Wihaji berjanji akan ikut memperjuangkannya. Ia juga mengatakan bahwa pemerintah daerah sudah berusaha untuk mengusulkan adanya penambahan tenaga ASN di bidang Pendidikan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).

Sementara, terkait usulan tenaga WB untuk bisa di SK kan, menurut Wihaji pada prinsipnya ia setuju. Asalkan tidak membebani anggaran pemerintah daerah.
“Sudah saya usulkan, namun karena beban yang terlalu besar maka belum bisa muncul di anggaran tahun ini. Lalu untuk masalah SK, nanti bagi para guru WB bisa digunakan untuk sertifikasi maupun yang lain. Tentunya Sk ini nantinya bisa menjadikan keberadaan tenaga WB benar benar ada dan dibutuhkan sesuai dengan keahliannya,” beber Wihaji.

Dalam gelaran audiensi tersebut, Wahyusin juga melaporkan persiapan peringatan hari Guru dan hari PGRI ke 72 tahun 2017 kepada Bupati Batang. Disebutkan olehnya ada beberapa kegiatan yang akan digelar, seperti lomba seni budaya, olah raga, seminar, upacara, pemberian penghargaan kepada guru guru yang berprestasi serta kirab budaya.

“Saya mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan PGRI Batang. Pada puncak acara nanti, saya siap menyumbang 3 paralayang untuk ikut meramaikan Upacara HUT Guru dan PGRI yang dipusatkan di Kecamatan Bawang,” tandasnya. (ap6)

Penulis: M. Dhia Thufail & Redaktur: Dony Widyo

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *