Nasional News

Kantor Kemendagri Diserang Massa, Tiga Orang Terluka

Kantor Kemendagri Diserang Massa
DISERANG – Kantor Kemendagri di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, diserang sekelompok orang, Rabu (11/10) sekitar pukul 15.00 WIB.
Istimewa

JAKARTA – Kerusuhan pecah di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta. Kantor Kemendagri diserang sekelompok orang, Rabu (11/10) petang sekitar pukul 15.00 WIB.

Mereka menghancurkan sejumlah pot bunga, melempari gedung dengan batu. Bahkan mengejar sejumlah pengamanan dalam Kementerian Dalam Negeri menerobos masuk ke dalam areal perkantoran.

Massa diketahui berasal dari pendukung salah satu pasangan calon Bupati Tolikara, Papua, yang sudah dua bulan terakhir berada di depan Kemendagri. Secara tiba-tiba mereka berhasil menerobos masuk, memanfaatkan kelengahan pengamanan dalam Kemendagri yang setiap hari berjaga-jaga di pagar depan.

“Kami tak pernah didengar, kami ini dianggap apa,” teriak salah seorang pengunjuk rasa sambil melemparkan apa saja yang bisa diraih.

Massa diperkirakan berjumlah tak lebih dari 15 orang. Namun aksinya mampu membuat porak poranda pengamanan dalam Kemendagri.

Namun rupanya pegawai negeri sipil (PNS) Kemendagri tidak menerima aksi tersebut. Mereka kemudian balas menyerang. Aksi lebih lanjut tak dapat dihindarkan. Saling lempar dan pukul terus mewarnai hingga ke jalanan.

Akibat aksi tersebut seorang anggota Pamdal Kemendagri terlihat dilarikan ke bagian dalam. Dia dibopong dengan kucuran darah di bagian kepala. Demikian juga dengan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Soedarmo, terlihat kepalanya berlumuran darah.

Selain Pamdal, salah kameramen MNC TV juga mengalami nasib yang sama. Ia tidak hanya dipukul, namun juga kameranya dirusak oleh sejumlah oknum. Aksi kejar-kejaran berlangsung hingga mendekati Stasiun Gambir. Puluhan PNS Kemendagri akhirnya kembali ke Kemendagri.

“Dirjen Polpum juga kena (lemparan,red) sepuluh pot mengalami kerusakan. Mereka digiring keluar agar aksi tidak melebar,” ucap Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri Sumarsono.

*Rilis Kerusakan

Kemendagri merilis sejumlah kerusakan dan korban akibat serangan mendadak sekelompok massa pengunjuk rasa yang diduga pendukung salah satu pasangan calon bupati Tolikara, Papua. Akibat serangan itu, ada pegawai Kemendagri yang terlika sehingga dilarikan ke rumah sakit.

“Korban luka ada satu orang yang terluka parah di bagian kepala (diduga akibat lemparan batu,red). Sudah dilarikan ke rumah sakit,” ujar Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri Sumarsono di kantornya, Rabu (11//10) petang.

Korban merupakan salah seorang petugas pengamanan dalam (Pamdal) Kemendagri. Selain itu, ada juga kamerawan MNC TV mengalami luka. Kameranya juga hancur.

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Soedarmo juga menjadi korban. Pensiunan TNI dengan pangkat terakhir mayor jenderal itu mengalami luka ringan.

Kerusakan lain yang tercatat adalah empat mobil minivan. Sebuah bus Kemendagri juga rusak akibat kacanya hancur.

“Kaca-kaca jendela beberapa bangunan juga rusak. Sementara untuk pot bunga ada sembilan pot yang berantakan,” ujar Sumarsono.

Massa yang melakukan tindak anarkistis diduga pendukung calon Bupati Jhon Tabo-Barnabas Weya yang mengatasnamakan Barisan Merah Putih Tolikara. Pasangan itu sebelumnya menggugat hasil Pilkada Tolikara ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Namun, MK menolak gugatan itu. Massa yang tak puas lantas mendesak Kemendagri membatalkan putusan MK.

“Mereka ini sudah dua bulan terakhir berada di Kemendagri. Menuntut pembatalan putusan Mahkamah Konstitusi. Itu kan putusan MK,” pungkas Sumarsono.

*Amankan

Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan sejumlah pedemo yang mengamuk di Gedung Kementerian Dalam Negeri, Gambir, Rabu (11/10).

Kepala Bagian Operasional Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Asfuri mengatakan, sejumlah pedemo sudah dilimpahkan ke Mapolda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut.

“Kami amankan di Polda, kami serahkan ke Ditreskrimum. Langsung ke Krimum saja minta keterangan lengkapnya,” kata Asfuri saat dikonfirmasi.

Menurutnya, kondisi di Gedung Kemendagri saat ini sudah normal. Suasana di sana sudah kondusif seperti semula.

Asfuri menambahkan, terdapat kerusakan pascaaksi demo di Gedung Kemendagri.

Beberapa pot dan kaca rusak, sebuah mobil dinas Dirjen rusak, dan ada pula korban luka yang dilarikan ke rumah sakit terdekat. “Sempat lempar-lemparan batu tadi,” tandas dia. (Mg4/jpnn)

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *