Jateng

Puspaga Pesona Atasi Masalah Keluarga

Puspaga Pesona Atasi Masalah Keluarga
BUKA – Gedung Puspaga dibuka ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kepala Dinas Sosial di Area taman Cerdas, kemarin.
DOKUMEN

PURWOREJO – Masyarakat Kabupaten Purworejo, khususnya keluarga yang memiliki masalah, kini dapat berkonsultasi gratis untuk menyelesaikannya. Konsultasi dapat dilakukan di gedung Pusat Pembelajaran Keluarga-Purworejo Sahabat Orang Tua dan Anak (Puspaga Pesona) yang dikelola Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DINSOSDUKKBPPPA) Kabupaten Purworejo di Area Taman Cerdas Purworejo.

Puspaga Pesona belum lama dibuka ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan deklarasi membangun anak dan keluarga, kemarin. Tanda tangan diawali Kepala Dinas Sosial Dra Eny Sudiyati MM, Wakil Komandan Batalyon Mekanis 412 Purworejo Mayor Infantri Ricky Wuwung, dilanjutkan perwakilan Kodim, dan dinas instansi terkait.

Menurut Eny Sudiyati, Puspaga Pesona didirikan untuk mewujudkan keluarga sejahtera di Kabupaten Purworejo dengan melibatkan para tenaga konselor seperti psikolog dan bimbingan konseling. Selain itu agar kapasitas keluarga meningkat dalam mengasuh dan melindungi anak dari kekerasan, eksploitasi, perlakuan salah, dan sejenisnya.

“Untuk membuat nyaman para pengunjung, maka ruangan Puspaga Pesona dibuat menyenangkan, aman, dan gratis tidak dipungut biaya. Puspaga Pesona lokasinya di kota mudah dijangkau yakni di Area Taman Cerdas di komplek Kolam renang Arta Tirta Purworejo,” kata Eny.

Kabid PPPA, Kenik Mujianingsih SH MM, menjelaskan bahwa pelayanan di Puspaga ada dua jenis, yakni layanan pasif dan aktif. Layanan pasif berupa informasi pengasuhan berbasis hak anak. Termasuk akte kelahiran, gizi kesehatan reproduksi, pendidikan, informasi layak anak, pelayanan kesehatan maupun konseling.

Sementara layanan aktif pelaksanaannya sama seperti pasif. Namun, jika terjadi kasus kekerasan maka akan mendapatkan pemberian rujukan dan penjangkauan. Untuk rujukannya akan ditujukan ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), dan sejenisnya juga ke unit pelayanan perempuan anak di Polres.

“Layanan aktif disamping melakukan penjangkauan kasus, juga melakukan layanan edukasi yang bersifat psikoedukasi. Layanan ini dapat dilakukan sebulan sekali dengan mengunjungi masyarakat. Tentunya dalam melaksanakan kunjungan ke masyarakat, akan bekerja sama dengan lembaga keagamaan maupun organisasi perempuan di tingkat RW, desa kelurahan maupun kecamatan,” jelas Kenik.

Tantri Setyo Asih STr Sos sebagai tenaga administrasi Puspaga Pesona mengungkapkan bahwa cara untuk pelayanan Puspaga yakni masyarakat khususnya keluarga dari mulai anak-anak, remaja, maupun orangtua, dapat datang ke Puspaga Pesona. Kemudian akan dilakukan pencatatan administrasi dan pendataan.

Pelayanan Puspaga Pesona setiap harinya akan ditangani dua orang psikolog, yakni Fera Arisatyo Dimyati SPsi MPsi dan Dwi Susi Herawati SPsi. Pelayanan dibuka mulai Senin-Sabtu.

Untuk Senin – Kamis dimulai pukul 11.00 – 14.00 WIB, sedangkan Jumat – Sabtu mulai pukul 09.00 – 11.00 WIB. “Intinya tempat curhat tentang permasalahan yang dialami bagi siapa saja anak-anak sampai kakek nenek tanpa kecuali. Termasuk bagi calon pengantin bisa melakukan konseling pranikah,” ungkapnya. (top)

Tags

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *