Jateng

Jalur Lebih Panjang, Microbus Jurusan Dieng Keberatan Masuk Terminal

Jalur Lebih Panjang, Microbus Jurusan Dieng Keberatan MasukTerminal
LAUNCHING – Bupati Wonosobo Eko Purnomo melounching terminal type C Wonosobo dan gerbang wisata mandala kemarin di terminal atas mendolo
DOKUMEN

WONOSOBO – Seluruh angkutan perkotaan akan diarahkan masuk ke terminal induk mendolo. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari penataan sistem tranportasi massa di Kabupaten Wonosobo. Hingga hari ini baru angkutan yang dari arah timur wonosobo yang masuk ke terminal.

“Semuanya angkutan akan kita arahkan masuk ke terminal, termasuk angkutan micro jurusan dieng wonosobo,” ungkap Kepala Disperkimhub Bagyo Sarastono kemarin saat peresmian dan lounching terminal tye c dan gerbang wisata mandala.

Menurutnya, untuk prinsip yang masuk ke terminal Type C wonosobo yaitu angkutan jalur yang mengambil jalur jurusan Wonosobo-Dieng, Wonosobo Purworejo dan Wonosobo- Magelang. Diakui untuk angkotan perkotaan jenis micro bus jurusan wonosobo- dieng masih keberatan, sehingga perlu ada kajian khusus.

“Sebenarnya tidak ada masalah bagi angkutan yang saya sebut diatas masuk ke terminal, hanya berdasarkan kajian ada keberatan dari micro bus dieng karena ada penambahan jarak menjadi lebih panjang 3 kilometer,” katanya.

Menyikapi keberatan dari micro bus jurusan wonosobo–dieng tersebut, disperkimhub wonosobo akan melakukan kajian kebijakan secara lebih mendalam dan menampung masukan dari semua pihak agar penataan transportasi massa di kabupaten wonosobo bisa lebih baik lagi. “Mungkin saat ini belum bisa semua masuk ke terminal, tapi akan kita lakukan sejumlah upaya nantinya,” tandas mantan sekcam kalikajar itu.

Berkaitan dengan terminal Type C mendolo dan gerbang wisata mandala, pihaknya sudah menerima banyak masukkan dari masyrakat, pengguna angkutan dan juga organda sebagai organisasi angkutannya, agar pengelolaan angkutan darat, khususnya di terminal tipe c lebih baik. “Fasilitas terminal memang belum lengkap, seperti musala belum ada, namun akan kita buat tangga naik turun, sebab musala sudah tersedia di teriminal gerbang wisata, sedangkan untuk MCK akan ditambah. Sesuai perencanaan terminal wisata mampu menampung parkir 120 bis, sedangkan micro bisa mencapai 160 bis,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Organda Wonosobo Haji Choiri mengatakan bahwa terminal type C di kabupaten wonosobo harus mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pengguna angkutan dan juga pemilik angkutan sehingga terjadi hubungan yang sinergis. “Terminal harus memberikan pelayanan untuk kelancaran moda angkutan dan sistem tranportasi di Wonosobo,” katanya.

Menurutnya, semua angkutan jensi micro bis sudah masuk ke terminal wonosobo, hanya untuk jurusan dieng –wonosobo belum semua masuk, karena jaraknya terlalu panjang dan tidak efektif, sehingga sopir dan pemilik angkutan banyak yang masih keberatan.

“Dari pantauan kita baru 20 persen bus jursan dieng-wonosobo yang masuk terminal, ini karena masalah efektivitas dan jarak yang semakin panjang,” pungkasnya. (gus)

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *