Batang

Pembangunan Bakal Gagal Tanpa Data

BPS
TERANGKAN – Kepala BPS Batang Fenny Susanto saat memaparkan Expose Data Startegis Kab Batang Tahun 2017 di hadapan sekda batang, jajaran OPD Kab Batang dan instansi terkait.
NOVIA ROCHMAWATI

Data sangat diperlukan dalam setiap unsur pembangunan daerah. Tak hanya dalam bidang perencanaan, data yang berkualitas bisa menentukan keberhasilan dalam pembangunan hingga nanti proses pengawasan, hingga indikator keberhasilan. Sehingga pembangunan bisa gagal jika tidak didukung data yang berkualitas.

Demikian seperti disampaikan Sekretaris Daerah Batang, Drs Nasikhin MH dalam sambutannya saat membuka kegiatan Expose Data Startegis Tahun 2017 yang digelar Badan Pusat Statistik Kab Batang, Kamis (12/10) di Hotel Sendang Sari.

“Perencanaan tanpa data ibarat kita berjalan di hutan belantara. Maka data dalam perencanaan itu penting. Sehingga bahwa membangun basis data sangat mahal. Pembangunan tanpa basis data jauh lebih mahal bisa jadi rencananya keliru sehingga bisa menimbulkan kegagalan,” terang Nasikhin.

Oleh karenanya, Nasikhin juga mengimbau agar seluruh OPD dan instansi terkait dapat menyiapkan data terkait seluk beluk instansi. Termasuk dalam mendukung program visi misi Bupati Batang, melalui strategi berbasis data dan teknologi informasi. Dan diharapkan tahun depan dalam evaluasi kinerja pelaksanaan pembangunan agar Batang tidak berada di peringkat bontot karena minimnya data yang dilaporkan.

“Semua OPD dan instansi terkait di Batang ini harus konsen dan peduli terhadap data ini. Data pun harus akurat, lengkap dan up to date. Tahun dulu Batang pernah merosot dalam evaluasi kinerja pelaksanaan pembangunan. Bahkan tahun lalu berada di posisi bontot tingkat provinsi. Oleh karenanya kami harap ada kecepatan dalam menyiapkan penyediaan data yang lengkap, tepat dan baik ke depannya,” tandasnya.

Sementara itu Kepala BPS Batang Fenny Susanto SSi, menerangkan beberapa data penting yang menunjukkan indeks pertumbuhan Batang. Seperti inflasi, produktivitas pertanian, kemiskinan, data penduduk, IPM dan lainnya. Pihaknya berharap data ini bisa mendukung kinerja instansi dan OPD terkait.

Dalam statistik sendiri, BPS berperan dalam statistik dasar. Khususnya dalam pelaksanaan Sensus Kependudukan, Sensus Pertanian dan Sensus Ekonomi. Sedangkan untuk beberapa statistik BPS berperan sebagai mitra instansi terkait untuk membantu prosesnya.

“Ada beberapa statistik atau pendataan yang tidak murni kami lakukan sendiri. Tapi ada juga yang bekerja sama dengan instansi lain. Oleh karenanya kami harap ke depan adanya sinkronisasi dan kerja sama,” tandasnya. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati & Redaktur: Dony Widyo

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *