Jateng

Gelontoran Material EKTP Minim, Pusat Beri 2.000 Keping

Gelontoran Material EKTP Minim
LAYANI PENCETAKAN – Warga yang telah mendapatkan jawaban dari SMS Gate Away melakukan pencetakan EKTP di kantor Disdukcapil,kemarin.
HERMAS PURWADI

SLAWI – Paska habisnya qouta material EKTP yang sempat diberikan pusat sebanyak 40.000, gelontoran material kembali diterima Disdukcapil sebanyak 2.000 keping. Hal ini tak sebanding dengan jumlah yang sudah siap cetak sebanyak 157.877 orang.

Kepala Disdukcapil Salu Panggalo melalui kabid pengelolaan informasi adimistrasi kependudukan Iwan Kurniawan mengaku pihaknya tidak bisa berbuat banyak dengan kenyataan tersebut.

“Kami tetap akan menggunakan metode sms gate away dinomor 085700022273 untuk menghindari membludaknya pemohon yang akan mencetak E KTP. Bila sms tersebut menjawab, tentunya pemohon bisa langsung datang untuk mencetak EKTP,” ujarnya Kamis (12/10) kemarin.

Bila pemohon yang sudah menerima jawaban dari SMS tersebut diberi tenggat waktu 2 minggu untuk segera mencetak.

“Setelah 2 minggu tidak hadir, kesempatan kami berikan pada pemohon yang ada dibawahnya yang sudah antri mendapatkan jawaban dari SMS gate away,” tuturnya. Dia juga menyatakan alat cetak EKTP kini sudah siap didistribusikan di 18 rumah paten yan gberada di kecamatan. Sebagian alat cetak itu juga sudah disetting untuk persiapan proses layanan cetak EKTP. Namun masih minimnya gelontoran material E KTP dari pusat, untuk sementara ini pencetakan dipusatkan dikantor induk Disdukcapil. Pihaknya jugfa menyatakan selama ini setelah perekaman E KTP pemohon akan diberikan ‘Suket’ (surat keterangan telah melakukan rekam KTP elektronik) yang bisa digunakan dimana-mana untuk semua jenis pelayanan publik termasuk syarat mengikuti pilkades.

“Suket tersebut bisa sebagai pengganti E KTP yang belum tercetak karena keterbatasan stok material dari pusat. Suket dapat digunakan untuk kepentingan pemilu, pemilukada, pilkades, perbankan, imigrasi, kepolisian, BPJS, pernikahan, dan lainnya. Suket berlaku selama 6 bulan dan bisa diperpanjang lagi bila pencetakan belum bisa dilakukan,” ujarnya. (her)

Tags