Batang Pariwisata

Apa yang Kau Mau, di Batang Ada

Wihaji dan Alam Batang
CURUG – Bupati Batang berfoto di Curug Agung yang ada di perbatasan Desa Candirejo, Purbo dan Pesusukan, Kecamatan Bawang, belum lama ini.

Selain kaya dengan situs-situs peradaban tua, Kabupaten Batang juga lekat dengan berkah alamnya. Bahkan, kekayaan alam itu disebut Bupati Wihaji adalah karakter dan identitas orang Batang. Tak heran, target tinggi pun dia canangkan untuk untuk mengelola anugerah Tuhan itu agar menyejahterakan masyarakatnya.

“Kekuatan dan karakter Batang itu semestinya ada di alam, karena alamnya sedemikian kaya dengan corak geografis yang komplit. Kita punya segala yang dibutuhkan untuk menjadikan pariwisata alam di Batang maju dan dikenal di regional, nasional, bahkan Asia. Makanya sering saya sebut palugada, apa yang lu mau, gua ada,” ungkapnya, baru-baru ini.

Potensi alam Kabupaten Batang menurut Bupati sangat kaya, baik pantai maupun dataran tingginya. Panjang garis pantai di Batang bahkan mendekati 40 km yang membentang di enam kecamatan, yakni Batang, Kandeman, Tulis, Subah, Banyuputih, dan Gringsing. Sementara dataran tingginya juga mendominasi wilayah Batang dan terkonsentrasi di wilayah selatan.

“Tanpa maksud mengecilkan, Kabupaten Pekalongan punya Petungkriyono, tetapi pantainya tidak cukup panjang, juga Kendal. Kota Pekalongan praktis tak punya dataran tinggi. Batang ini sebagian besar wilayahnya merupakan perbukitan dan pegunungan yang eksotis, tetapi garis pantainya juga sangat panjang. Ini potensi luar biasa,” jelasnya.

Menurut Bupati, wilayah selatan Batang sangat layak untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata alam. Hutannya masih kaya, curugnya berlimpah, jalurnya pun tengah dipersiapkan agar berdaya dukung. Dia mencontohkan satu kecamatan, yakni Bawang, yang sementara ini memiliki empat curug yang bagus plus satu pemandian air panas.

“Saat ini akses ke Dieng melalui Bandar-Gerlang menjadi pilihan banyak wisatawan, karena terbukti lebih dekat dan lebih cepat. Nanti kalau jalur Deles-Bintoromulyo-Sigemplong-Bitingan selesai, dampaknya akan luar biasa. Jalur itu bisa menjadi jalur wisata karena alamnya sangat eksotis. Kemarin kita tinjau ke sana, ada ruas sepanjang 4,5 kilometer yang menembus kawasan hutan lindung, bagus sekali, masih sangat alami. Tinggal nanti kita pikirkan wisata kuliner dan jasa penginapannya,” bebernya.

Kata Bupati, pariwisata Batang layak untuk dikembangkan karena dampaknya terhadap sektor riil juga besar. Satu tempat wisata dibuka, sekian kepala keluarga menurutnya bisa mengais berkah ekonominya. Bupati juga menyatakan tengah menyiapkan 750 calon wirausaha muda untuk dilatih dan diberdayakan guna mengembangkan wisata di desanya.

“Kenapa harus pariwisata, jadi selain potensinya memang kita punya, resiko sosialnya juga lebih kecil dibanding membangun sektor lain. Potensi pantainya pun banyak, nanti secara bertahap akan kita kembangkan agar semakin cantik dan menjadi magnet para wisatawan,” pungkasnya. (sef)

Penulis: Akhmad Saefudin & Redaktur: Dony Widyo

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *