Featured Kajen

Tahun 2018 Bakal Dipamerkan Lewat “New York Fashion Week”

Bupati Pekalongan dan Batik
BUPATI ASIP – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi bakal mempromosikan Batik Pekalongan dengan pewarna alam melalui ajang ‘New York Fashion Week’ 2018.
MUHAMMAD HADIYAN

Langkah Bupati Mempromosikan Batik ke Kancah Internasional

Berbagai terobosan dilakukan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH Msi mempromosikan Kabupaten Pekalongan. Kali ini yang dipromosikan batik. Seperti apa? M Hadiyan, Kajen

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH Msi tampaknya tak mau berhenti mempromosikan dan mengampanyekan Batik Pekalongan ke kancah internasional. Bahkan, hasil dari kunjungannya ke Amerika minggu kemarin, direncanakan pada 2018 mendatang batik Pekalongan bakal dipamerkan dalam ajang New York Fashion Week.

Dalam acara fashion show berkelas internasional itu, batik warna alam khas Pekalongan akan diperkenalkan di hadapan mata dunia.

“Sekitar bulan Februari 2018 nanti Bupati Pekalongan akan memperkenalkan batik Pekalongan di Negara Adikuasa tersebut,” ujar Bupati Asip Kholbihi, kemarin.

Ia menjelaskan, batik Pekalongan dengan warna alam ini akan dimodifikasikan dengan kebaya dan akan difashion-showkan dalam Newyork Fashion Week. “Peraga busananya adalah model-model dari luar,” kata Bupati.

Ditambahkan Bupati, Kabupaten Pekalongan punya peluang untuk memberikan kontribusi dalam acara bertaraf internasional tersebut. Dengan menghadirkan konsep peragaan busana.

“Dengan event tersebut, Batik Pekalongan diharapkan bisa Go Internasional secara riil, sehingga dapat memasarkan batik Pekalongan ke dunia luar,” terangnya.

Sejauh ini, masyarakat luar sudah mengenal batik sebagai budaya Indonesia. Meskipun secara branding masih kalah dengan kimono dari Jepang dang sari dari India, namun lambat laun ia yakin batik bisa dikenal sebagai produk budaya Indonesia yang layak digunakan sebagai fashion oleh berbagai kalangan.

“Di sana, batik itu digunakan sebagai aksesoris. Tapi dengan diadakannya fashionshow batik Pekalongan warna alam, maka kita akan memperkenalkan batik sebagai fashion,” ujar Bupati.

Asip kembali menegaskan, bahwa hal ini adalah peluang besar bagi para pengusaha untuk membuka usahanya di Washington. “Ada kerjasama dengan designer internasional dan juga model internasional. Saya yakin pada saatnya nanti batik pekalongan akan benar-benar Go Internasional,” ujarnya penuh semangat.

Untuk itu, Pemkab Pekalongan telah dan sedang menyiapkan segala sesuatunya dengan matang baik dari motif maupun designnya. “Semua bahan baku harus disiapkan secara sistimable. Saat ini kita mendapat bibit dari Perhutani untuk menanam tanaman indigo yang selanjutnya akan dibuat pasta untuk dijadikan warna alam,” papar Asip.

Untuk menyiapkan semua kebutuhan ini, Pemkab Pekalongan bekerjasama dengan Voice of Amerika (VOA) Amerika yang dikenal sangat independen. Selain itu, sebelumnya pihaknya juga telah melakukan kunjungan ke Kedubes RI di Washington DC. (adv)

Penulis: M. Hadiyan & Redaktur: Widodo Lukito

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *