Featured Kajen

Raih Medali Emas Gobak Sodor Tingkat Nasional

Gobak Sodor
RAIH EMAS – Tim Putra dan Putri Gobagsodor Jateng yang diwakili oleh Kabupaten Pekalongan raih medali emas di ajang Festival Olah raga Rekreasi Nasional (FORNAS) IV di Banjarmasin pada tanggal 20-24 Oktober 2017.
MUHAMMAD HADIYAN

Melihat Prestasi Pekalongan di Ajang Fornas IV

Tim Putra dan Putri Gobagsodor Jateng yang diwakili oleh Kabupaten Pekalongan berhasil meraih prestasi tingkat nasional. Apa itu? M Hadiyan, Kajen

Prestasi puncak dengan Medali Emas akhirnya berhasil diraih oleh Tim Putra dan Putri Gobagsodor Jateng yang diwakili oleh Kabupaten Pekalongan. Raihan emas ini diperoleh setelah tim Jateng mampu menang dengan skor yang sangat telak yaitu 119-24 dalam acara Festival Olah raga Rekreasi Nasional (FORNAS) IV di Banjarmasin pada tanggal 20-24 Oktober 2017.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan Ir Bambang Irianto, dalam perjananan menuju prestasi puncak, Tim Gobagsodor Putra diawali dengan memperoleh Bye, kemudian menghadapi tim Jawa Barat 2 di babak 8 besar dan hasilnya unggul dengan skor 38-2. Sementara di babak Semi Final, Tim Jawa Tengah menghadapi tim kuat dari Banten yang sebelumnya mampu menyingkirkan tim dari Jawa Timur. Hasilnya Jawa Tengah unggul atas Banten dengan skor 34-9.

“Di babak final, tim Jateng menghadapi Team Jabar 1 yang sebelumnya mampu menundukkan Team Kaltim. Akhirnya medali EMAS dapat diraih Team Jateg setelah unggul 49-7 atas Team Jabar 1,” jelas Bambang bangga.

Lebih lanjut Bambang menyampaikan, untuk Gobagsodor Putri, seperti halnya tim putra, tim putri juga memeroleh posisi Bye. Di babak 8 besar Tim Jateng mampu mengalahkan Bengkulu dengan skor 62-14. Padahal sebelumnya, Tim Bengkulu mampu mengandaskan impian tim tangguh dari Papua dan unggul dengan skor yang sangat tipis. Kemudian di babak Semifinal, Tim Jateng bertemu dengan Tim Bali yang sebelumnya mengalahkan Tim Jabar.

“Jateng akhirnya unggul atas Tim Bali dengan skor 69-12. Tim Jateng akhirnya melaju final menghadapi Team DKI 2 yang diwakili dari mahasiswa UNJ yang sebelumnya menundukkan Team Jabar,” ujar Bambang.

Ditambahkan Bambang, cabang yang diikuti oleh kontingen Kabupaten Pekalongan sebagai wakil dari kontingen Jawa Tengah dalam Fornas ini ada 2 cabang, yaitu Gobagsodor/Hadang Putra dan Putri dan Bakiak/Terompah Panjang Putra dan Putri.

“Prestasi yang diraih oleh kontingen Kabupaten Pekalongan adalah 2 (dua) medali emas dari cabang Gobagsodor Putra dan Gobagsodor Putri,” jelas Bambang.

Bambang juga menyampaikan, dalam lomba tersebut sebenarnya Tim Bakiak Putri masuk final, akan tetapi terpaksa mengundurkan diri karena jadwal pertandingan bersamaan dengan jadwal final Gobagsodor. “Kami sangat puas dengan hasil yang diperoleh dalam mengikuti Fornas IV ini. Dengan 2 emas sebagai hasil anak-anak yang telah mengikuti program latihan intensif selama 2 bulan lebih,” ujar Bambang.

Dijelaskan Bambang, untuk meningkatkan prestasi olahraga tradisional agar lebih baik, pihak terkait harus mengadakan pembinaan dan kompetisi yang berjenjang mulai dari tingkat SD, SMP, SMA juga Umum. Kalau perlu ada penataran atau apapun demi menumbuhkan usaha meningkatkan prestasi olahraga tradisional.

“Perkembangan permainan Gobagsodor di Kabupaten Pekalongan masih perlu diperkenalkan/disosialisasikan lagi kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan. Perlu peran sungguh-sungguh dari berbagai pihak agar cabang-cabang olahraga tradisional dapat berkembang lebih baik di Pekalongan,” tandasnya. (yan)

Penulis: M. Hadiyan & Redaktur: Widodo Lukito

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *