Featured Kajen

Di Desa Depok Lebakbarang, 116 Rumah Teraliri Listrik

Jaringan Listrik Desa
LISTRIK DESA – Manager PLN Area Pekalongan Joko Hadi Widayat memberikan tumpeng kepada Kepala Desa Depok Kecamatan Lebakbarang Kab Pekalongan Bejo Susilo sebagai tanda diresmikannya program listrik desa, Kamis (26/10).
ADE ASEP SYARIFUDDIN

PLN Resmikan Jaringan Listrik Desa Pada Hari Listrik Nasional

Pada Hari Listrik Nasional ke-72, PLN APJ Pekalongan pada Kamis (26/10) telah meresmikan Jaringan Listrik Desa. Apa tujuannya? Triyono, Lebakbarang

Terus melakukan terobosan. Itulah yang dilakukan PLN APJ Pekalongan. Kamis (26/10) PLN APJ meresmikan Jaringan Listrik Desa di daerah pelosok tepatnya di Desa Depok, Kecamatan Lebakbarang Kabupaten Pekalongan. Dalam peresmian itu, sebanyak 116 rumah baru bisa teraliri listrik PLN dari sebelum masa penjajahan 70 tahun lalu.

Ya, memang warga Desa Depok, Kecamatan Lebak Barang, Kabupaten Pekalongan, yang berada di perbatasan dengan Kecamatan Petungkriyono itu sebelumnya hanya bisa mengandalkan lamu ceplik dan listrik dari kincir air. Jumlah penduduk yang tercatat hanya 178 Kepala Keluarga terdiri dari 605 jiwa itu kini baru bisa merasakan merdeka karena bisa menikmati listrik PLN dengan jaringan sepanjang 4,5 kilometer.

Adapun dalam peresmian Listrik Masuk Desa itu ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala PLN APJ Pekalongan, Joko Hadi Widayat yang dihadiri Muspika Lebakbarang, dan PLN Rayon serta toko masyarakat. Kemudian peresmian ditandai dengan pengisian token listrik di empat lokasi yaiitu di Balai Desa Depok oleh Kepala Desa, Bejo Susilo dilanjutkan dengan penyaaan listrik. Kemudian secara simbolis dilakukan di SDN Depok, oleh perwakilan Polsek, di Mushola oleh perwakilan Danramil. Sedangkan di rumah Kepala Desa Depok, dilakukan oleh Kepala PLN APJ Pekalongan, Joko Hadi Widayat.

Kepala PLN APJ Pekalongan, Joko Hadi Widayat, menyampaikan bahwa bertepatan dengan Hari PLN ke 72, kini telah diresmikan Iistrik masuk desa tepatnya di Desa Depok, Kecamatan Lebakbarang. Jaringan listrik PLN disalurkan ke 116 ruma warga.

“Listrik PLN baru kali ini masuk Desa Depok yang sebelumnya sekitar 70 tahun lebih desa ini belum berlistrik. Artinya sejak mereka lahir baru kali mereka menikmati listrik,” terangnya.

Untuk daya listrik mayoritas 900 watt, namun adapula yang 450 seperti untuk mushola.
Sedangkan untuk masuk desa harus memasang jaringan sepanjang 4,5 kilometer dalam kondisi medan cukup berat terutama untuk menempatkan tiang listrik.

“Listrik masuk desa ini sesuai program Presiden Pak Jokowi. Untuk di Kabupaten Pekalongan ini ada sekitar 13 persen masyarakat yang belum teraliri listrik, dan mudah-mudah kedepan semua bisa teraliri,” imbuhnya.

Sementara Kepala Desa Depok, Kecamatan Lebakbarang, Bejo Susilo menyampaikan bahwa masyarakat sudah lama untuk mengharapkan adanya aliran listrik dari PLN. Namun ternyata baru kali ini bisa terealisasi.

“Sejak saya kecil belum ada listrik dan biasa menggunakan lampu ceplik. Kemudian sekitar tahun 2000-an sudah bertahap mulai ada kincir air sebagai embangkit listrik, dan alhamdulillah 2017 ini PLN bisa masuk,” terangnya.

Untuk membuat kincir biaya yang dibutuhkan cukup tinggi sekitar Rp 8 sampai 10 juta.
Sedangkan itu membutuhkan perawatan yang tak sedikit.

“Melalui listrik PLN ini mudah-mudahan masyarakat terutama yang masih muda tidak ketinggalan teknologi dan mampu mengikuti perkembangan jaman yaitu internet,” imbuhnya.

Sementara seorang warga, Admin (60) mengaku senang dengan adanya litrik masuk ke Desa Depok, karena sejak dirinya lahir memang sama sekali belum ada listrik.

“Jamane aku cilik ngangge lampu ceplik Mas, alhamdulillah nex saniki listrik sagen mlebet mriki dadine boten gelap,” ungkap Admin dengan bahasa jawa. (yon)

Penulis: Triyono & Redaktur: Widodo Lukito

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *