Featured Kendal

Sasaran Fisik dan Non Fisik Rampung, Ditutup Oleh Kasdam

TMMD Jungsemi
MENUTUP – Kasdam IV/ Diponegoro Brigjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah resmi menutup TMMD Reguler ke 100 tahun anggaran 2017 Kodim Kendal di Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung.
NUR KHOLID MS

Melihat Penutupan TMMD ke 100 TA 2017 di Desa Jungsemi

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 100 tahun anggaran 2017 Kodim Kendal resmi ditutup. Seperti apa? Nur Kholid, Kangkung

TMMD reguler ke-100 Kodim Kendal di Lapangan Desa Jungsemi, Kecamaatan Kangkung, Jawa Tengah, resmi ditutup oleh Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) IV/ Diponegoro Brigjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah, Kamis (26/10). Penutupan ditandai dengan penyerahan kembali peralatan kerja, penandatanganan hasil-hasil pelaksanaan TMMD, pemukulan kentongan, dan diakhiri dengan pemotongan pita di lokasi sasaran fisik rabat beton jalan desa dengan volume 1.550 x 3 meter x 12 sentimeter di Dukuh Srandu, yang 100 persen rampung dikerjakan.

Penutupan dimerihkan oleh penampilan para pendekar pencak silat dari Perguruan Silat SH Teratai, dan goyaang bersama Maumere yang dibawakan Persit Kodim 0715/Kendal dan siswa-siswi SMA N 02 Kangkung. Hadir antara lain, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Danrem 073/Makuratama Kolonel Joni Pardede, dan Jajaran Korem 073/Makuratama, Sekda Kendal Moh Toha, Dandim Letkol Czi Hendro Edi Busono, Forkopimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta tamu undangan lain.

Brigjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah mengatakan, TNI AD mengalokasikan anggaran cukup besar untuk pelaksanaan TMMD di seluruh Indonesia. Melalui program TMMD, dapat membangun dan membangkitkan kembali nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong guna membantu percepatan program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di pedesaan. Hal ini sejalan dengan tema yang diangkat, yakni “Percepatan Pembangunan Meningkatkan Kemandirian Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat”. Tema ini sangat selaras dengan Nawa Cita Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo, yang salah satunya adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kegiatan TMMD ini diselenggarakan selama satu bulan mulai tanggal 27 September hingga 26 Oktober 2017.

Sementara Dandim Letkol Czi Hendro Edi Busono mengatakan, pelaksanaan kegiatan dilaksanakan selama 30 hari, dengan sasaran fisik dan non fisik. Semua sasaran fisik semuanya sudah selesai 100 persen. Meliputi pengecoran jalan volume 1.550 x 3 meter x 12 sentimeter, pembuatan gorong-gorong satu unit, perbaikan irigasi tambak 1.000 meter, perbaikan irigasi sawah 2.000 meter dan jambanisasi 10 unit. Begitu juga dengan sasaran non fisik, semuanya sudah terlakasa dengan tepat waktu.

“Harapannya dengan TMMD ini dapat memperlancar arus perekonomian masyarakat pedesaan, memperlancar arus lalu lintas dan mobilitas masyarakat, membuka jalur komunikasi antar pedesaan, dan peningkatkan partisipasi masyarakat untuk bergotong royong dan bekerjasama dalammembangun desa, serta memelihara dan meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” kata dia. (*)

Penulis: Nur Kholid MS & Redaktur: Widodo Lukito

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *