Batang Politik

Calon Perseorangan Butuh Dana Lebih Murah

PAPARAN - Anggota KPU Jateng Muslim Aisha (kanan) dan anggota KPU Kabupaten Batang, Umar Abdul Jabar memberikan materi sosialisasi dihadapan perwakilan dari tokoh Toga/Tomas dan pelajar di Aula Kantor KPU Batang, Kamis (26/10). M Dhia Thufail
PAPARAN – Anggota KPU Jateng Muslim Aisha (kanan) dan anggota KPU Kabupaten Batang, Umar Abdul Jabar memberikan materi sosialisasi dihadapan perwakilan dari tokoh Toga/Tomas dan pelajar di Aula Kantor KPU Batang, Kamis (26/10).
M Dhia Thufail

Batang – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah yang akan berlangsung 2018 mendatang, ada lima orang yang sudah mendatangi KPU Provinsi untuk meminta informasi, konsultasi dan menunjukan minatnya untuk maju sebagai calon gubernur melalui jalur perseorangan. Selain itu, pihak KPU juga telah menggelar sosialisasi ke masyarakat, guna menjelaskan tata cara, waktu dan persyaratan yang dibutuhkan untuk maju sebagai calon perseorangan.

“Dengan adanya orang yang datang tersebut maupun melalui sosialisasi, pihak KPU Jawa Tengah memberikan informasi dan juga mendeteksi apakah nanti betul–betul dalam Pilgub muncul calon perseorangan,” ujar Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah Divisi Perencanaan Dan Data, Muslim Aisha pada acara sosialisasi tahapan persayaratan calon perseorangan Pilgub Jawa Tengah Tahun 2018, di ruang pertemuan KPU Batang, kemarin.

Pada kegiatan itu, Muslim Aisha menjelaskan tentang persyaratan teknis yang harus dipenuhi oleh calon perseorangan. Selain itu, juga disampaikan bahwa pada 29-22 Maret 2018, KPU sudah umumkan sayarat dukunganya, seperti foto kopi KTP. Dan pada 22 Maret calon perseorangan sudah harus mulai menyerahkanya pada KPU.

“Sesuai dengan jumlah penduduk yang terdaftar dalam DPT, jumlah dukungan untuk calon perseorangan sebanyak 1.781.606 orang yang harus dibuktikan dengan foto kopi KTP. Dan saat menyerahkan ke KPU minimal dukungan tersebut harus tersebar di 18 Kabupaten/kota di Jawa Tengah,” jelas Muslim Aisha.

Muslim Aisha menegaskan, bahwa untuk calon perseorangan memang membutuhkan biayanya lebih murah dalam segi anggaran atau dana yang dibutuhkan. Mengingat jika melihat syarat calon perseorangan, prosesnya lebih mudah ketimbang melalui jalur partai. Mengingat calon perseorangan hanya butuh bagaimana mengorganisir dan membiayayai dukungan sampai munculnya bukti KTP dan sebaginya.

Ketika bukti dukungan memenuhi syarat, maka hal itu juga sudah sekaligus menjadi modal suara yang dimiliki ketika proses pemilihan suara,” lanjut Muslim Aisha.

Anggota KPU Kabupaten Batang Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Umar Abdul Jabar menambahkan, partisipasi pemilih di Kabupaten Batang cukup baik. Bahkan pada Pemilihan Bupati lalu bisa mencapai target yang diinginkan, yaitu 73% dari Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Kami berharap pada pelaksanaan Pilgub yang akan digelar 27 Juni 2018 mendatang dapat mencapai target partisipasi masyarakat. Untuk itu, guna meningkatkan partisipasi pemilih, KPU Kabupaten Batang gencar melakukan sosialisasi sampai ketingkat desa–desa terpencil,” tandas Umar. (fel)

Penulis: M. Dhia Thufail & Redaktur: Dony Widyo

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *