Jateng

Menunggak Pajak Rp 1 Miliar Lebih, Aset CV BK Dilelang

Menunggak Pajak RP 1 M Lebih, Aset CV BK Dilelang
LELANG – Sejumlah pejabat KPKNL Purwokerto, KPP Pratama Purworejo, dan BRI menutup lelang kedua asset CV BK di ruang Rapat KPP Pratama Purworejo, kemarin.
DOKUMEN

PURWOREJO – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Purworejo melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Purwokerto melakukan lelang eksekusi terhadap penunggak pajak atas nama CV BK. Objek yang dilelang berupa tanah SHM No. 04033 seluas 1.085 meter persegi dan bangunan 3 lantai di atasnya seluas 1.225 meter persegi berlokasi di Jalan Randugapit No. 11 RT 01 RW 02 kampung Senepo Timur Kelurahan/Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo.

Lelang yang dilakukan secara online dan bersifat closed bidding tersebut ditutup di Ruang Rapat KPP Pratama Purworejo, Jumat (27/10). Hadir dalam kesempatan itu Pejabat Lelang Kelas I KPKNL Purwokerto, Ferry Suryanto, Kepala Seksi Penagihan KPP Pratama Purworejo, Ahmad Irwanto, perwakilan BRI Cabang Kutoarjo, dan sejumlah pejabat KPP terkait. Lelang digelar di Ruang Rapat KPP Pratama Purworejo.

Hingga batas akhir lelang pukul 09.00 WIB diketahui bahwa tidak ada satu pun yang mengajukan penawaran. Dengan demikian, lelang dinyatakan tanpa penawaran akhir (TPA) atau tidak ada peminat. “Lelang kedua ini dinyatakan TPA,” kata Ahmad Irwanto.

Disebutkan, lelang kedua telah berlangsung sejak 12 Oktober lalu. Tidak adanya penawar akan disikapi dengan segera melakukan lelang ketiga. “Nilai limit yang ditawarkan dalam lelang kedua ini sebesar Rp 3.200.000.000 dan uang setoran minimal peserta lelang Rp 700 juta,” sebutnya.

Ahmad Irwanto menjelaskan bahwa pelelangan dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum (law enforcement) di bidang perpajakan terhadap CV BK yang selama ini menunggak pajak mencapai RP 1 miliar lebih. Rangkaian penagihan sebelumnya telah dilakukan secara aktif oleh Seksi Penagihian KPP. Mulai dari pemberian surat teguran, surat paksa, hingga penyitaan asset. “Sertifikat aset milik CV BK ini masih menjadi agunan pinjaman di BRI Kutoarjo, jadi ini juga menjadi lelang bersama,” jelasnya.

Meski pada lelang kedua ini gagal mendapatkan penawaran, KPP menyatakan segera akan melelangnya kembali. Ditargetkan sebelum akhir Desember 2017 aset itu dapat terjual. “Kalau misalnya belum laku juga, kami akan terus melelang sambil menunggu pihak CV BK melunasi hutang pajaknya,” ungkapnya. (top)

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *