Metro

Tinggal Sebulan, Futsal Kejar Sisa Waktu Persiapan

Jelang Kualifkasi

Tim Futsal Kota Pekalongan yang akan terjun dalam Porprov 2018 mendatang, harus kejar-kejaran dengan waktu menjelang digelarnya kualifikasi Porprov 24 November mendatang atau hanya satu bulan lamanya.

Waktu yang tersisa itulah yang ingin dioptimalkan pelatih futsal Kota Pekalongan, Angga Yudha, untuk mempersiapkan tim secara maksimal. “Bagi kami, waktu pendek tidak menjadi masalah yang penting jam pertemuan atau latihan ditingkatkan,” tegas Angga di sela-sela latihan rutin di lapangan Extrim, Kuripan Kidul, kemarin.

Ia menyatakan sudah membuat agenda latihan sebanyak 25 kali pertemuan. Dengan rincian berlatih rutin Senin hingga Jumat, kemudian Sabtu akan digunakan khusus menjalani uji tanding dengan sejumlah klub futsal lokal maupun luar kota. Sedangkan Minggu, ia sengaja meliburkan para pemainnya agar bisa total beristirahat dan menjaga fisik.

Namun Angga juga masih memiliki tugas lain, yakni mengerucutkan jumlah pemain sesuai aturan yang ditentukan oleh panitia pertandingan. Saat ini tim Kota Pekalongan masih memiliki 18 pemain, termasuk empat kiper. Rencananya, dia akan menguranginya menjadi 12 pemain dan dua kiper.

Sehingga ia mengingatkan kepada para pemain agar selama latihan, tetap harus benar-benar menjaga disiplin. Sebab meski sudah bergabung, masih terbuka kemungkinan dilakukan pencoretan pemain. “Batas akhir pencoretan Sabtu pekan depan yakni ketika kita uji coba dengan dua tim futsal sekaligus,” katanya.

Terpisah, Ketua Asosiasi Futsal Kota (AFK) Pekalongan Afzan Arslan Djunaid didampingi Sekretarisnya Andy Wijaya menjelaskan, dalam kualifikasi Porprov mendatang timnya berada di grup E bersama Kabupaten Boyolali, Pati, dan Kebumen. Meski diperkirakan persaingan sangat ketat, dia ingin Kota Pekalongan bisa menjadi juara grup.

Sebab tim yang dinyatakan lolos adalah juara grup dan runner up terbaik. Aap, begitu dia akrab disapa cukup yakin apabila timnya bisa lolos ke Porprov Jateng yang berlangsung di Surakarta tahun 2018. Sebab ia melihat pelatih Angga Yudha yang didatangkan dari Solo ini cukup profesional saat membimbing para pemain.

“Komunikasi dengan pemain sangat bagus, sehingga ketika ada yang belum faham dengan teknik yang diterapkan langsung diajarkan. Semoga bisa memberikan hasil maksimal,” harapnya. (nul)

Penulis: M. Ainul Atho’ & Redaktur: Abdurrahman

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *