Batang News

Belajar Sambil Menikmati Pesona Alam di Sanggar Creative Selokarto

Sanggar Creative Selokarto
MBETAHI – Keberadaan Sanggar Creative ini membuat aktivitas belajar siswa Sekolah Kreatif Selokarto semakin mbetahi.
AKHMAD SAEFUDIN

BATANG – Julukan kampung kreatif yang disematkan pegiat muda Selokarto, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang untuk desanya rupanya tak keliru. Setelah hampir dua tahun ini merintis dan mengelola sekolah pengembangan kapasitas dan skill, kini warga belajar pun sudah memiliki Sanggar Creative yang mbetahi untuk aktivitas belajar.

Sesuai namanya, sanggar yang terletak di Dusun Wades itu benar-benar kreatif. Pilihan lokasinya sangat nyaman untuk pembelajaran, karena dibangun di atas aliran Kali Mesu dengan panorama sekitar yang sejuk dan asri karena berada di lingkungan persawahan nan hijau.

Selain itu, sejumlah kolam ikan pun membentang di sekitarnya. Kesan alami pun bertambah kuat karena sanggar dibuat dengan material sederhana, yakni bambu. “Sanggar ini adalah hasil swadaya masyarakat Selokarto, terutama kaum mudanya. Rumah Zakat juga ikut membantu. Alhamdulillah, kini siswa sekolah kreatif untuk Selokarto juara sudah punya sanggar tetap untuk belajar,” kata Kak Harto, SDM Pemberdaya di Selokarto, Jumat (27/10).

Para warga belajar pun merasa senang memiliki sanggar sendiri. Karena sebelumnya mereka terpaksa belajar di rumah guru-gurunya. Apalagi, kini jumlah siswa Sekolah Kreatif sudah lebih dari 40 anak, sehingga keberadaan sanggar belajar yang nyaman dan memadai itu menambah semangat mereka.

“Asyik, belajar jadi lebih nyaman dan menyenangkan. Belajarnya tetap serius, tapi bisa menikmati pemandangan sekaligus bermain. Apalagi ada hammock di sanggar, bisa ayunan dech,” tutur Hendy Prasetyo, salah satu siswa mapel komputer.

Sekolah Kreatif Selokarto selama ini memberikan bimbingan belajar maupun pelatihan life skill guna meningkatkan kapasitas masyarakatnya. Khusus bimbel, antara lain ada kelas komputer yang dilaksanakan setiap Selasa, kelas Bahasa Inggris, dan Matematika.

“Sejak awal, pendirian sanggar kreatif ini memang ditujukan bagi tempat belajar, maupun pusat berkegiatan dan berkreativitas masyarakat Selokarto. Tidak hanya warga sini, pengunjung dari daerah lain pun dipersilahkan menikmatinya,” terang Harto.

Selain untuk belajar, sejumlah kegiatan desa juga bisa dilakukan di sanggar, seperti rembug warga, pertemuan kelompok tani, Karang Taruna, kelompok masyarakat Lumbung Deso, dan lainnya. Bahkan, ada juga yang sekadar bersantai sambil menikmati pemandangan.

“Keberadaan Sanggar Creative ini mudah-mudahan semakin melecutkan Sekolah Juara Selokarto untuk semakin berkembang dan menjadi solusi pengembangan SDM berbasis potensi lokal. Tidak hanya untuk Selokarto, tetapi juga Indonesia pada umumnya,” pungkas Harto. (sef)

Penulis: Akhmad Saefudin & Redaktur: Dony Widyo

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *