Batang

Belasan PNS Ajukan Izin Cerai

BATANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mencatat, sedikitnya ada belasan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sudah mengajukan izin perceraian dalam kurun waktu bulan Januari hingga Oktober 2017.

Kepala BKD Kabupaten Batang, Alimudin mengatakan, hingga bulan Oktober 2017 ini, sudah ada 15 PNS yang telah mengajukan izin untuk bercerai. Belasan PNS yang mengajukan perceraian itu didominasi oleh sejumlah faktor, seperti perselingkuhan dan ditinggal oleh pasangannya tanpa keterangan jelas.

“Belasan PNS yang mengajukan perceraian itu didominasi oleh para tenaga pengajar. Yang mana, pengajuan perceraian itu disebabkan bukan karena faktor ekonomi keluarga, melainkan adanya pihak ketiga. Seperti ditinggal suami dan kasus perselingkuhan,” ungkap Kepala BKD Kabupaten Batang, Alimudin, Jum’at (27/10).

Namun, dikatakan Alimudin, pihak Pemkab hingga kini belum memberikan respons atau tanggapan pada PNS yang telah mengajukan izin perceraian itu. Karena Pemkab masih mengupayakan agar mereka dapat rujuk atau dirukunkan kembali.

“Sebelum kami memberikan izin pengajuan perceraian pada PNS, mereka akan dibina dan diberikan pencerahan agar kembali rujuk atau tidak bercerai,” katanya.

Ia mengatakan, mengenai masalah pelanggaran aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Batang, belum begitu menonjol. Melainkan hanya adanya para guru yang mengajukan perceraian saja.

“Oleh karenanya, kami juga memberikan sosialisasi dan bimbingan pada para guru tersebut. Kami juga mendatangi ke instansi yang bersangkutan untuk diberikan penjelasan tentang disiplin kepegawaian dan termasuk penjelasan masalah perceraian,” jelasnya.

Ia menambahkan dari belasan PNS yang sudah mengajukan perceraian ke Pemkab, ada beberapa yang bisa didamaikan kembali. Sehingga Pemkab tidak akan mudah untuk memberikan ataupun mengeluarkan izin bagi PNS yang akan mengajukan izin perceraian.

Dikonfirmasi terpisah, Humas Pengadilan Agama (PA) Batang, Amat Tazal membenarkan, bahwa pihaknya telah banyak menerima perkara perceraian dari golongan PNS di Batang. Tercatat, ada belasan perkara perceraian, namun pihaknya tidak bisa memberikan kepastian terkait prosentase angkanya.

“Memang benar, ada sejumlah PNS di Batang yang mengajukan perceraian, namun belum kami proses lebih jauh. Dari alasan yang diajukan, rata-rata di karenakanoleh faktor orang ketiga atau perselingkuhan,” ujarnya. (fel)

Penulis: M. Dhia Thufail & Redaktur: Dony Widyo

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *