Ini Fakta Tentang Garam Yang Harus Kamu Tahu

0
1053

foto 1
Salah satu unsur penting dalam makanan itu adalah garam. Kalau nggak ada garam, kebayang dong semua makanan yang kita makan nggak kerasa apa-apa. Sudahnya selera makan hilang, hidup pun jadi hambar. Tapi walaupun berjasa bagi cita rasa makanan, garam ini juga sering disebut-sebut jadi biang keladi berbagai masalah kesehatan. Mulai dari darah tinggi sampai masalah jantung. Sering denger kan kalau orang yang menderita darah tinggi harus mengurangi konsumsi garam?

Tapi kita nggak bisa musuhan sama garam dan menghilangkan garam dalam konsumsi makanan sehari-hari kita. Garam itu sebenarnya juga punya banyak manfaat untuk tubuh asal konsumsinya sesuai takaran dan nggak berlebihan.

http://www.petesteel.com
http://www.petesteel.com

Garam sangat penting bagi kesehatan kita karena sel tubuh membutuhkan garam untuk bisa berfungsi optimal. Seperti mempertahankan fungsi otot dan hidrasi. Garam (Sodium Clorida/ Natrium Clorida) nggak cuma bikin enak masakan saja. Kalau kita sama sekali tidak mengkonsumsi garam, seseorang bisa mati.

Garam banyak mengandung sodium, sodium sendiri berfungsi seperti spons yang membantu menahan cairan dalam darah. Kita banyak kehilangan sodium lewat keringat dan urin. Kalau nggak segera diganti dengan air dan sodium, tekanan darah kita bisa turun drastis dan akibatnya malah jadi pusing-pusing. Itu sebabnya kalau minuman pelepas lelah itu mengandung sodium.

Mungkin ada yang penasaran, kenapa sih kalau penderita darah tinggi harus ngurangin garam? Mekanismenya itu sodium menyebabkan darah mengandung banyak air. Akibatnya jantung jadi memompa lebih keras dan akhirnya tekanan darah meningkat. Konsumsi garam yang pas bagi tubuh ini harus disesuaikan dengan usia kita lho. Semakin muda usia seseorang, semakin sedikit asupan garam yang dibutuhkan tubuh.

 http://blogs.davita.com
http://blogs.davita.com

Dalam dunia medis, seseorang yang berusia 14 tahun ke atas dianjurkan untuk mengkonsumsi garam tidak lebih dari 2.300 miligram atau sekitar satu sendok teh garam. Kalau yang sudah paruh baya atau berusia lanjut, sakit ginjal, darah tinggi dan diabetes dianjurkan untuk mengkonsumsi garam sebanyak 1.500 miligram atau sekitar setengah sendok teh.

Kalau kamu termasuk orang yang mau diet dan pengen menerapkan diet garam, sebaiknya harus hati-hati. Karena menurut Journal Of Hypertention, mereka yang mengurangi garam atau sodium sekitar 1000 mg/hari dapat mengalami darah rendah. Detak jantung lebih tinggi dan juga penurunan sensitivitas insulin, nah biasanya kalau sudah begini ujung-ujungnya malah meningkatkan resiko diabetes. Makanya banyak para ahli di bidang medis belum semuanya setuju untuk mengurangi konsumsi garam dalam makanan sehari-hari.

1. Garam punya peran vital buat tubuh, dari menjaga keseimbangan cairan tubuh sampai produksi hormon tiroid.

 http://sidomi.com
http://sidomi.com

Selain penting buat bikin enak makanan, garam juga berjasa buat kesehatan tubuh kita. Manfaat garam ini menjaga keseimbangan cairan tubuh, juga berguna dalam produksi hormon tiroid. Kalau kita kekurangan garamĀ  yang mengandung iodium, efeknya kesehatan kita jadi bermasalah. Salah satu contoh penyakit karena kekurangan iodium itu penyakit gondok, gangguan pendengaran, tubuh cebol dan semangat rendah. Nah buat para bumil (Ibu Hamil), kalau kekurangan garam bisa mengakibatkan gangguan perkembangan otak pada janin dan keterbelakangan mental serta fisik. Makanya penting banget kan menjaga asupan garam di makanan kita, kalau kita makenya nggak berlebihan, garam bermanfaat kok buat kita.

2. Garam bermanfaat mencegah Dehidrasi

foto 5Garam juga punya peran penting untuk memelihara keseimbangan cairan tubuh. Garam ini nih yang bikin kita keringetan sekaligus menjaga kita dari dehidrasi. Selain itu garam juga penting untuk mengirimkan impuls saraf dari otak ke seluruh tubuh serta koordinasi jaringan otot. Semua fungsi itu akan berjalan optimal kalau kebutuhan garam kita terpenuhi dan keseimbangan cairan tubuh kita terjaga. Garam ini juga membantu menghilangkan racun dalam tubuh dan mengeluarkannya lewat keringat dan urin. Racun kimia yang bisa dikeluarkan oleh garam beryodium itu kayak air raksa, Fluoride dan racun biologis lainnya.

3. Garam itu bukan satu-satunya biang keladi penyebab Hipertensi/ Tekanan Darah Tinggi kok
foto 6
Bagi orang yang sudah diagnosa hipertensi sama dokter, pasti banyak disarankan untuk nggak makan asin-asin. Memang sih kandungan sodium dalam garam itu bikin jantung memompa darah lebih cepat dan ujung-ujungnya tensinya jadi naik. Tapi menurut para ahli dalam bidang medis, garam ini bukan satu-satunya faktor pemicu penyebab tekanan darah tinggi pada seseorang. Faktor obesitas juga memberi kontribusi naiknya tekanan darah tinggi.

4. Garam yang mengandung Mineral juga bisa untuk mengatasi berbagai keluhan kulit

http://www.radarpekalongan.com/
http://www.radarpekalongan.com/

Selain sebagai penyedap rasa, garam juga berguna untuk perawatan kecantikan lho! Teksturnya yang sedikit kasar juga berguna untuk pengelupasan kulit kita. Garam juga ampuh untuk mengangkat sel kulit mati dan meremajakan kulit. Penyebabnya karena garam ini adalah scrub alami yang tidak mengandung pasir silika sehingga nggak berbahaya buat kulit. Garam juga punya anti-bakterial buat kulit, makanya garam juga bisa membantu menghilangkan jerawat. Nggak cuma buat wajah, kita bisa campurin garam di bak mandi berisi air hangat. Garam ini juga ampuh untuk detoksifikasi tubuh dan mengurangi pembengkakan pada tubuh. Nggak cuma itu, kalau kaki kamu kerasa pegal dan linu, bisa dicoba rendam kaki kamu di air hangat. Selain bikin relaks, rendaman air garam juga bisa membantu meredakan linu.

Banyak banget kan manfaat garam buat tubuh kita. Penggunaan garam yang sesuai takaran dan nggak berlebihan itu juga berpengaruh pada kesehatan tubuh kita. Nggak cuma tubuh sih, garam juga punya efek dahsyat buat kulit kita.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY