Kepedulian Toga dan Tomas Bisa Cegah Narkoba

0
7053
Kepedulian Toga dan Tomas Bisa Cegah Narkoba
PENYULUHAN – Pembinaan dan penyuluhan pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di ruang Jatayu.
BESUS ARIF UTOMO / RADAR PEKALONGAN

KOTA – Peredaran Narkoba di Kota Batik sudah sangat memprihatinkan. Karena itu, dibutuhkan peran tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas) untuk peduli dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan Narkoba.

Demikian ajakan yang disampaikan Asisten Kesra Setda Provinsi Jawa Tengah diwakili Kepala Biro Bina Mental, Raharjanto Pujiantoro saat memberikan laporan dalam acara Pembinaan dan Penyuluhan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bagi tokoh agama dan masyarakat se Bakorwil III di Ruang Jetayu, kemarin.

“Perdaran narkoba sudah sangat memprihatinkan, karena mengancam di semua kalanga, mulai anak-anak, pejabat, sampai artis,” ucapnya.

Dengan digelarnya kegiatan tersebut, Raharjanto berharap masyarakat mampu memahami bahaya dari narkoba dan menjadi motivator di lingkunganya agar dapat mencegah ancaman bahaya narkoba. :Melalui perwakilan dari elemen masyarakat bisa menjadi langkah strategis penyebaran pengetahuan akan bahaya narkoba. Penyuluhan dan pembinaan tersebut diharapkan mampu membentengi anak-anak dari bahaya narkoba,” harapnya.

Asisten II, Sri Wahyuni menambahkan, upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba harus melibatkan lapisan masyarakat, bukan hanya tanggug jawab Polri. Karena, bila semua elemen masyarakat bersinergi akan memperkecil ruang gerak narkoba.

“Perlu adanya upaya komprehensif untuk mencegah bahaya narkoba yaitu dengan sosialisasi mulai dari level terkecil yaitu keluarga. Selain itu pembinaan juga dibutuhkan relawan, karena merekalah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” ungkapnya.

Sri Wahyuni menyebut, di Kota Pekalongan sudah ada rumah penanganan rehabilitasi bagi mereka pecandu narkoba, yakni di RS Djunaid, Buaran. (ap2)

Penulis: Besus Arif Utomo | Radar Pekalongan
Redaktur: Abdurrahman

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY