Masih Kangen Masak di Inggris

0
228
Willy Setiawan, Chef Hotel Santika Pekalongan
Willy Setiawan, Chef Hotel Santika Pekalongan

Willy Setiawan, pria kelahiran Bandung, 13 Juli 1979 tersebut kini dipercaya menangani dapur, mengelola setiap menu sajian Hotel Santika Pekalongan.

Sebelum singgah di Pekalongan, chef ramah senyum itu mengaku sempat mencicipi kultur kota-kota besar seperti Bandung, Batam, Bali, Semarang dan prestasi terbesarnya kala di tahun 2005-2006 ia sempat menjajal dunia kuliner Inggris dengan berkarir sebagai Demi Chef di salah satu Hotel Birmingham City.

Chef yang menimba ilmu di sekolah perhotelan Kota Bandung tersebut mengaku senang berkarir di negeri Elizabet itu. Pengalaman tak terlupakannya saat itu ia harus melayani pemain bintang sekelas premier league.

“Ada rasa yang sedikit aneh saat melayani para bintang sepak bola dunia tersebut. Di sisi lain, sebagai seorang fans berat kita sangat ingin melampiaskan kekaguman kepada bintang idola. Namun sebagai seorang chef kita dituntut profesional seakan menganggap mereka tamu pada umumnya,” kenangnya.

“Menyajikan menu para pemain itu gampang-gampang susah. Sebelum bertanding, mereka harus makan makanan yang mengandung karbohidrat, tidak boleh ada lemak jenuh. Jadi misalnya pasta, hanya ada garam dan merica. Benar-benar dierhatikan komposisi dan takarannya,” imbuhnya.

Hingga saat ini pria Bandung tersebut mengaku masih rindu akan suasana salah satu negara elit Eropa tersebut. “Bekerja di Inggris tidak semudah seperti kita bekerja di Amerika. Di sana sangat selektif sekali, sangat ketat dan disiplin. Namun spesialnya di negara itu sangat apresiasi sekali terhadap sebuah karya. Menghargai karya. Termasuk makanan. Tidak hanya itu, mereka sangat menghargai antrian. Mereka benar-benar ingin dilayani, untuk melayani makan satu orang saja lumayan lama, namun anehnya tidak ada keluh kesah untuk sebuah antrian walau panjang,” tambah pria yang suka nonton film action dan traveling tersebut. (fqn)

Penulis: M Furqon Firman Syah | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY