Kajen

Pemerintah Kabupaten Pekalongan Harus Responsif

M Aminudin Azis, Pengurus Kadin Kabupaten Pekalongan
M Aminudin Azis, Pengurus Kadin Kabupaten Pekalongan

Oleh M Aminudin Azis, Pengurus Kadin Kab Pekalongan

WACANA city branding Kabupaten Pekalongan terus bergulir. Beberapa pihak telah melontarkan gagasan dan idenya. Dan ini pasti akan mengalir dengan deras dari berbagai pihak. Tugas Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan adalah memfasilitas gagasan-gagasan tersebut sehingga betul-betul bisa terwujud. Jika pemerintah berhasil mengakomodirnya, menggodoknya, membuat survei, membuat sayembara dan membangun kultur sesuai dengan city branding yang nanti akan di-launching, maka 50% pemerintah sudah membangun fondasi kemajuan kota ini.

Saya mengusulkan kepada pemerintah dalam hal ini Bappeda untuk membuat kajian yang komprehensif. Pertama mengumpulkan pihak-pihak yang memiliki gagasan dan ide, ajak mereka diskusi secara intens. Yang kedua, bentuk tim yang terdiri dari berbagai multi stakeholder. Yang penting ada perwakilan dari semua kalangan. Ada dari akademisi, media, asosiasi pengusaha, seniman, desainer, pakar marketing, konsultan branding dll. Setelah itu beri mereka tugas dengan tenggat tertentu.

Setelah muncul kesepakatan hasil dari panitia berupa kesepakatan branding apa yang diusung, tagline, logo city branding dll, laporkan kepada bupati untuk diberi payung hukum. Kemudian bupati dan DPRD membuat payung hukum bersama atas city branding yang baru tersebut. Setelah itu membuat launching city branding, undang semua masyarakat supaya mengetahui dan terlibat di dalamnya. Undang juga tokoh-tokoh yang ada di Jakarta yang memiliki pengaruh besar. Sehingga secara langsung maupun tidak langsung, masyarakat ikut mempromosikan juga. Yang lebih penting, tetap ada team media yang terus menerus mempromosikan dan mengevaluasi secara berkala, capaiannya seperti apa dan perbaikannya seperti apa juga.

Saya belum memiliki ide final yang diajukan untuk city branding karena city branding harus betul-betul mewakili kondisi real yang ada di Kabupaten Pekalongan. Kabupaten Pekalongan memiliki keistimewaan dari hulu hingga hilir, dari pantai hingga daerah pegunungan, dari batik sampai hijaunya Petungkriyono. Saran saya, untuk membuat identias yang lebih kuat, adakan festival fashion show batik secara berkala di pendopo dengan mengundang peserta dari semua provinsi. Tidak hanya fashion show, para desainer dan perancang busana harus hadir di situ. Umumkan bahwa peserta A adalah busana hasil rancangan desainer A, desainer C dll.

Atau saya sepakat dengan Pak Aditya Warman ketika datang ke Kabupaten Pekalongan, pindahkan marathon yang diadakan di Pegunungan Alpen ke Petungkrioyono. Peserta marathon berasal dari berbagai negara. Secara isu sangat luas, bisa membangun brand Kabupaten Pekalongan berkelas internasional. Semoga harapan ini bisa menjadi kenyataan. Ingat, pemerintah harus responsif dan segera memfasilitasi isu besar ini kalau ingin naik peringkat menjadi kabupaten yang berkelas. (*)

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *