Kendal

Pindahan Kantor Baru Masih Berlangsung

Pindahan Kantor
PINDAHAN – Proses pindahan kantor pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kendal ternyata belum rampung hingga Senin (9/1).
MUHAMMAD ARIF PRAYOGA

KENDAL – Proses pindahan kantor pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kendal ternyata belum rampung hingga Senin (9/1). Padahal, sebelumnya diperkirakan proses tersebut akan selesai di minggu kedua Januari ini. Belum selesainya proses perpindahan karena adanya berbagai kendala seperti jumlah arsip yang banyak serta perlunya penataan ruang baru karena ada beberapa OPD yang mendapatkan tambahan maupun pengurangan bidang.

Satgas SAR pada BPBD Kendal, Yoga Syahputra mengatakan kantornya telah melakukan perpindahan hampir 80 persen. Saat ini masih ada beberapa barang yang tersisa seperti perlengkapan tenda besar beserta perahu-perahu penyelamatan yang belum sepenuhnya dipindah. “Termasuk di dalamnya yakni perlengkapan logistik yang masih ada di dalam gudang,” ujarnya.

BPBD Kendal sendiri saat ini akan menempati kantor barunya di bekas kantor Bina Marga Kendal yang berada di Jalan Laut. “Ini kami harus lembur melakukan pindahan barang-barang yang ada di kantor lama. Untuk arsip-arsip dan beberapa perlengkapan meubel telah di pindah ke kantor baru. Mudah-mudahan besok semua proses pindahan sudah bisa dilaksanakan secara keseluruhan. Sehingga kami bisa menempati kantor baru dan dapat bekerja seperti sebelum-sebelumnya,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Supardjan mengungkapkan saat ini pihaknya belum bisa pindah ke kantor baru. Hal ini dikarenakan kantornya yang sekarang berada di depan Taman Gajah Mada, Desa Karangsari, belum siap pengaturan kondisi di dalamnya. “Kami belum bisa pindah karena kantor baru masih membutuhkan penataan ruang terlebih dahulu,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Kasi Media Massa pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kendal, Moh Fatkhurahman menyatakan pihaknya cukup kesulitan untuk pengaturan penataan ruangan. Pasalnya, di kantor baru pihaknya mendapatkan ruangan yang relatif lebih sempit dibandingkan sebelumnya. “Sehingga kami membutuhkan penataan yang ekstra, sebelumnya Media Massa tergabung bersama Humas Setda Kendal. Namun saat ini kami menempati dan bergabung dengan Dinas Kominfo, sehingga harus berbagi ruangan dengan bagian-bagian lain yang ada di dinas ini,” ucapnya. (yog)

Penulis: M. Arif Prayoga & Redaktur: Widodo Lukito

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *