Bidang Transmigrasi Alami Perubahan Tusi

0
54
Kasi Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi pada Disnaker Kendal, Fauzan
Kasi Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi pada Disnaker Kendal, Fauzan

KENDAL – Perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru, membuat beberapa bidang yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut mengalami pergeseran Tugas dan Fungsi (Tusi). Salah satunya dialami oleh Bidang Transmigrasi, yang dulunya tercantum pada Dinas Tenaga Kerja dan Transimgrasi (Disnakertrans) kini berubah menjadi hanya Disnaker saja. Hal ini lantaran Bidang Transmigrasi, Pelatihan, dan Penempatan Tenaga Kerja mengalami penurunan menjadi Seksi Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi. Melebur menjadi satu dalam Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Penta dan PKK).

Kasi Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi pada Disnaker Kendal, Fauzan, saat ditemui di kantornya, Selasa (10/1), mengatakan, awalnya Disnakertrans memiliki dua bidang yakni Bidang Transmigrasi, Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja serta Bidang Ketenagakerjaan. Namun sejak berubah menjadi Disnaker, Bidang pada OPD tersebut menjadi tiga bidang.

“Sekarang Disnaker memiliki tiga bidang yakni Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Pelatihan Kerja dan Produktivitas, serta Penta dan PKK. Transmigrasi termasuk salah satu seksi yang berada di bawah Bidang Penta dan PKK, bersama dengan Seksi Penempatan Tenaga Kerja,” ujarnya.

Menurut Fauzan, kegiatan transmigrasi memang tidak bisa diemban oleh Pemkab secara sendiri karena menyangkut perpindahan penduduk, baik dalam Provinsi maupun diantara dua Provinsi. Apalagi kegiatan transmigrasi di Kabupaten Kendal terlihat mengalami penurunan, sehingga ada kemungkinan ini yang membuatnya mengalami penurunan menjadi hanya setingkat seksi saja, dan bukan lagi bidang.

“Transmigrasi itu urusan pilihan yang diberikan kepada seorang penduduk yang ada di suatu wilayah, berkaitan perpindahan ke daerah lainnya. Sedangkan tugasnya masih relatif sama yakni pendaftaran, seleksi, dan pemberangkatan. Namun penentuan jumlah kuota transmigran ditentukan oleh Pemprov, yang juga dibagikan ke Kabupaten/Kota lainnya,” paparnya.

Terpisah, Kabid Penta dan PKK, Kisnandar mengungkapkan perubahan Bidang Transmigrasi menjadi Seksi karena pada saat penilaian SOTK baru, berdasarkan beberapa indikator penilaian tergolong rendah. Sehingga kewenangan itu di Kabupaten Kendal sudah tidak ada.

“Berubah hanya fasilitasi yang melekat di Tusi, menjadi salah satu seksi di Penta dan PKK pada Disnaker Kendal,” katanya. (yog)

Penulis: M. Arif Prayoga & Redaktur: Widodo Lukito

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY