SMA/SMK Resmi Diambil Alih Provinsi, Ngantornya di SMAN 1 Kendal

0
321
Smanik
TRANSIT – SMAN 1 Kendal jadi transit pusat informasi bagi semua pegawai yang membidangi sekolah SMA/SMK dengan BPP.
NUR KHOLID MS

KENDAL – Per 1 Januari 2017, semua guru, Kepala Urusan Umum (KAUR), Tata Usaha (TU) dan Pengawas SMA/SMK di Kabupaten Kendal secara resmi berada dibawah naungan langsung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Peralihan pengelolaan itu sesuai UU No 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah pengganti UU No 32/2004, sekolah SMA dan SMK, jadi kewenang pemerintahan Provinsi, sedangkan pemerintah kabupaten/kota hanya menangani SD dan SMP.

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Agus Rifai melalui Kabid Pendidikan SMP Sri Bagus Darmoyo pada wartawan, Selasa (10/1) siang. Kata dia, dengan beralihnya pengelolaan SMA/SMK itu oleh Provinsi maka kini tak lagi menjadi ranahnya Dinas Pendidikan dan Kebuadayaan Kendal, akan tetapi berada dibawah naungan Balai Pengendali Pendidikan (BPP) yang kantornya berada di Ungaran.

“BPP itu hanya di tingkat karisidenan. Kalau misal dikita dikenal dengan UPTD. Kalau  UPTD tiap kecamatan ada. Jadi semua pegawai yang membidangi sekolah SMA/SMK muaranya ke BPP. Jadi ngantor mereka sudah tidak lagi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal sini,” kata Sri Bagus yang sebelumnya pernah menjabat Kabid pendidikan Menengah Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kendal ini.

Sri Bagus mengungkapkan, dengan beralihnya pengelolaan SMA/SMK oleh pemerintahan pemprov, maka seluruh gaji kepegawaian dan aset sekolah SMA/SMK, pengangkatan kepala sekolah, mutasi guru dan lainnya menjadi tanggungan pemerintah provinsi. Sebelum adanya penyerahan berita acara pelimpahannya, Disdik Kendal sudah melakukan proses penataan sarana prasarana dan juga personalia terkait pengalihan kewenangan pengelolaan SMA/SMK.

Hal itu seperti pendataan prasarana, personil, perlengkapan dan data (P3D), kemudian dilanjutkan dengan tahapan-tahapan, seperti, verifikasi P3D tim Provinsi, dan validasi P3D, serta rekonsialisasi P3D.

“Semua proses sudah klir dilakukan. Kini sekolah SMA/SMK sudah resmi jadi tanggungan provinsi. Status kepegawaian otomatis jadi pegawai provinsi. Smua pelaporan aktivitas yang dilakukan tak lagi diproses di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal melainkan langsung ke BPP. Karena tak lagi di sini, mereka berkantornya di SAMN 1 Kendal untuk jalin komunikasi dengan BPP,” terang dia.

Secara terpisah, Ketua MKKS SMA, Sunarto membenarkan, bahwa SMAN 1 Kendal menjadi transit informasi bagi semua pegawai yang membidangi sekolah SMA/SMK dengan BPP.

“Tidak ada kantor, tapi SMAN 1 Kendal hanya jadi transit pusat informasi saja bagi mereka. Seperti informasi soal gaji yang santer diberitakan tertunda. Itu sebenarnya tidak tertunda, karena kemarin libur panjang ada cuti bersama tahun baru. Nyatanya habis masuk kerja pertama, baru tanggal 5 Januari mereka sudah terima gaji yang ditransfer ke rekeningnya masing-masing,” kata dia. (nur)

Penulis: Nur Kholid MS & Redaktur: Widodo Lukito

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY