Papan Nama OPD Masih Belum Berubah

0
109
Papan Nama OPD
BELUM BERUBAH – Papan nama Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air, Energi, dan Sumber Daya Mineral Kendal masih terpampang di kantor lamanya di Jalan Laut. Padahal, gedung tersebut saat ini ditempati BPBD Kendal.
MUHAMMAD ARIF PRAYOGA

KENDAL – Penataan Kelembagaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru di lingkungan Pemkab Kendal hingga saat ini masih berlangsung, baik dalam hal perpindahan gedung kantor, perubahan nama, maupun akronim atau singkatan bagi OPD tersebut. Beberapa OPD pun diketahui telah melakukan proses perpindahan gedung kantor, namun papan nama yang ada terlihat masih belum mengalami perubahan atau tetap seperti penerapan pada Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) lama.

Beberapa instansi yang telah mengalami perpindahan gedung kantor baru atau tengah proses penataan ruang diantaranya adalah BPBD, Kesbangpol, Bagian Kesra, PKK, Baperlitbang, dan Diskominfo.

Kabag Organisasi Setda Kendal, Agus Dwi Lestari SIP MH, saat ditemui di kantornya, Selasa (10/1), mengatakan, proses perpindahan gedung kantor, perubahan nama, maupun akronim atau singkatan bagi OPD baru ternyata membutuhkan waktu yang cukup panjang. Bahkan untuk papan nama gedung kantor, semua masih menggunakan nama lama yang digunakan dinas sebelumnya.

“Kami mengimbau agar OPD yang telah menempati gedung kantor baru, agar segera melakukan pembuatan papan nama dan pencantuman alamat sesuai dengan yang ada sekarang,” ujarnya.

Dikatakan, hal ini sesuai dengan implementasi Perda 8 Tahun 2016 Tentang Perubahan Struktur Organisasi Perangkat Daerah. Salah satunya mengatur Perbup No 79 Tahun 2016 Tentang Naskah Dinas Daerah yakni berkaitan dengan papan nama, kop surat, stempel, dan korespondensi dinas. Proses tersebut berlaku sejak 1 Januari 2017 dan hal ini telah disosialisasikan kepada seluruh OPD di Kabupaten Kendal.

“Untuk pembuatan perubahan stempel dan akronim OPD dilakukan oleh Bagian Organisasi. Stempel nantinya akan memiliki ciri khusus yang hanya diketahui oleh Pemkab Kendal saja, sehingga akan dapat diketahui bila ditemukan pemalsuan oleh pihak-pihak lain,” ungkapnya.

Sementara untuk proses perpindahan gedung kantor baru, sampai saat ini proses tersebut masih berlangsung dan dilakukan hanya oleh sebagian OPD saja. Menurut Agus, ini karena proses tersebut merupakan efek domino, yang berimbas dari satu OPD ke OPD lainnya.

“Kami awalnya berkeinginan agar proses perpindahan gedung kantor baru dapat terlaksana secara serentak. Namun ternyata mengalami beberapa kendala seperti dalam hal pemindahan arsip-arsip statis dan penataan ruang, bagi OPD yang menempati lokasi gedung kantor baru. Pasalnya, sebagian besar OPD mengalami perubahan dalam strukturnya. Selain itu, OPD seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (BP3), dan Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) ternyata memiliki arsip yang cukup banyak. Ini tentunya akan membutuhkan proses penataan dan pemindahan yang relatif cukup lama, sehingga berimbas ke OPD lainnya,” terangnya. (yog)

Penulis: M. Arif Prayoga & Redaktur: Widodo Lukito

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY