Diskominfo Kembangkan Kembali KIM

0
54

KENDAL – Keberadaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Kendal masih dalam kondisi yang cukup memprihatinkan. Pasalnya, hanya baru ada 10 KIM yang tersebar di 8 Kecamatan. Padahal sosialisasi untuk pembentukan KIM melalui kecamatan-kecamatan sudah dilakukan sejak tahun 2014 lalu. Hal ini yang menggerakkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kendal, untuk berniat menghidupkan dan mengembangkan lagi KIM di 286 desa/kelurahan yang tersebar di 20 Kecamatan di Kota Beribadat.

Kepala Diskominfo Kabupaten Kendal, Drs Muryono SPd MPd mengatakan pihaknya akan menggerakkan dan mengembangkan lagi pembentukan KIM ke desa-desa dengan melakukan sosialisasi. Menurutnya, sosialisasi pembentukan KIM ini akan dibarengkan dengan sosialisasi Desa Online, sehingga di semua desa diharapkan akan berdiri satu KIM.

“Biar seperti pepatah sekali dayung, dua-tiga pulau terlampaui, maka sosialisasinya sekaligus direncanakan bersamaan dengan pembentukan Desa Online,” katanya.

Dikatakan, KIM akan dibentuk oleh masyarakat dan untuk masyarakat, sehingga merekalah yang nantinya akan berperan sebagai agen, yang menyebarkan informasi kepada masyarakat. Nantinya KIM ini harus berkoordinasi dengan desa, supaya informasi pemerintahan yang diterima oleh pihak desa, selanjutnya bisa disebarkan kepada masyarakat.

“Jadi KIM ini akan membantu desa/kelurahan, untuk menyebarkan informasi pemerintahan dan informasi lainnya, kepada masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan, peran KIM juga bisa diperluas lagi supaya memiliki nilai tambah, yaitu bisa ditingkatkan pemberdayaanya. Misalnya dengan membentuk kelompok usaha, sehingga┬á di masa mendatang dapat berperan untuk pemberdayaan ekonomi anggotanya. “Pada akhirnya, KIM juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masing-masing desa/kelurahan tersebut,” paparnya.

Sementara itu, Anggota KIM dari Desa Tegorejo, Kecamatan Pegandon, Sandi mengungkapkan keberadaan KIM cukup membantu pemerintah dalam penyampaian informasi. Selama ini, pihak desa melalui KIM menerima informasi tentang program pemerintahan dari pihak Diskominfo, misalnya informasi tentang pendaftaran e-KTP, informasi pelaksanaan pemilu, dan lain-lainnya. “Seringkali, kami menerima info dari Diskominfo, yang kemudian diteruskan untuk disampaikan kepada masyarakat di desa,” tandasnya. (yog)

Penulis: M. Arif Prayoga & Redaktur: Widodo Lukito

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY