Kajen

Longsor, Akses Penghubung Puskesmas Rusak

Longsor Kandangserang
KERJA BAKTI – Puluhan warga dan anggota TNI kerja bakti membersihkan longsor.
MUHAMMAD HADIYAN

KANDANGSERANG – Hujan deras yang mengguyur beberapa hari terakhir, mengakibatkan bencana longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pekalongan. Bencana longsor ini terjadi di Rt3 Rw 2, Desa/Kecamatan Kandangserang, berlangsung pada Rabu dini hari (11/1).

Akibatnya, akses jalan penghubung kecamatan ke Puskesmas Rawat Inap mengalami kerusakan.

Berdasarkan pantauan, lima meter atau setengah dari lebar jalan ambles. Hal ini dikarenakan kondisi tanah di bawah permukaan jalan cukup labil, sehingga terjadi longsor saat hujan dini hari kemarin. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, karena pada saat longsor kondisi jalan tengah sepi.

Puluhan warga dan anggota TNI, kemarin (11/1), berbondong-bondong melakukan kerja bakti membersihkan longsor yang di lokasi tersebut. Mereka juga memasang rambu-rambu di jalan agar masyarakat yang melintas lebih berhati-hati melewati jalan itu.

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Heri Bambang Wahyudi yang mengetahui hal itu melalui Danramil 14/Kandangserang Kapten Inf Sidi langsung memberikan instruksi untuk berkoordinasi dengan warga setempat untuk segera membersihkan longsoran serta memberi rambu rambu di jalan.

“Beruntung dalam kejadian langsor tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa. Untuk mengantisipasi longsor susulan dan hal-hal yang tidak diinginkan, pihak Koramil langsung menerjunkan Babinsa untuk mengimbau masyarakat supaya lebih waspada sehingga apabila terjadi longsor dan bencana lainya masyarakat sudah lebih siap,” jelas Sidi, kemarin.

Untuk selanjutnya, koramil dan aparat desa setempat berkoordinasi dengan muspika dan dinas PU untuk segera diambil langkah yang optimal dalam perbaikan jalan terdampak lonsor tersebut. Untuk penanganan darurat, Babinsa koramil 14/kandangserang bersama masyarakat melaksanakan karya bakti membuat pondasi dengan bronjong penahan sementara supaya tidak terjadi longsor lagi.

“Kami memasang bronjong sebagai penanganan sementara untuk meminimalisir terjadinya longsor susulan,” ujarnya.

Sementara Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan, Bambang Sujatmiko menyatakan, bulan Januari ini diprediksi menjadi puncak tingginya curah hujan. Sehingga, masyarakat Kabupaten Pekalongan diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana.

“Sejak awal bulan sampai sekarang saja, sudah ada dua kejadian bencana di Kabupaten Pekalongan. Di awal tahun 2017, bencana banjir rob bercampur air hujan telah merendam wilayah pesisir Kecamatan Tirto dan Wonokerto. Selain itu, longsor juga terjadi di Kandangserang,” kata Bambang, saat dikonfirmasi, kemarin. (yan)

Penulis: M. Hadiyan & Redaktur: Widodo Lukito

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Suzuki Yulina September 2017
Web - Honda_Efa September 2017