Rutan Rowobelang Over Kapasitas, Dipenuhi Kasus UU Perlindungan Anak

0
241
Rutan Rowobelang
SERTIJAB – Pejabat lama dan baru Kepala Rutan Rowobelang melakukan salam komando usai serah terima jabatan di Aula Rutan, kemarin.
M Dhia Thufail

BATANG – Kapasitas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Rowobelang Kabupaten Batang saat ini sudah mencapai over Kapasitas. Pasalnya, dari kapasitas ruang tahanan yang seharusnya hanya diisi oleh 161 orang, saat ini sudah di sesaki oleh 235 orang tahanan.

Hal tersebut di sampaikan oleh Mantan Kepala Rutan Rowobelang Jalu Yuswa Panjang Amd IP SH MSi usai serah terima jabatan kepada pejabat baru, Moh Ilham Agung Setiawan Amd IP SIP yang sebelumnya bertugas di Lapas Kelas II B Jane Ponto Sulawesi Selatan. Sedangkan pejabat lama, Jalu Yuswa Panjang, saat ini mendapatkan promosi jabatan sebagai Kalapas Kelas I Cirebon.

“Dengan kondisi jumlah tahanan yang sudah over kapasitas, kita sudah mencoba untuk memodifikasi dengan sedemikian rupa, agar para tahanan tetap nyaman tinggal di dalam ruang tahanan,” ungkap Jalu Yuswa Panjang, Rabu (11/1).

Menurut Jalu modifikasi ruang tahanan yang telah dilakukan adalah dengan inovasi pemberian kasur tambahan. “Kita lakukan inovasi pada setiap ruang tahanan yang mengalami over kapasitas, artinya tempat itu kita berikan kasur dengan lebar 1 meter dan panjang 2 meter tiap orangnya. Sehingga bisa menciptakan kenyamanan antar penghuni lapas lainnya. Karena, kalau mereka tidak di berikan inovasi seperti itu, nantinya mereka bisa membawa kasur sendiri-sendiri, dengan panjang dan lebar melebihi ukuran dan bisa mengganggu kenyamanan para penghuni lapas lainnya,” jelas Jalu.

Dijelaskan juga oleh Jalu Yuswa, bahwa di Rutanbelang ada tiga jenis kamar tahanan. Pertama dengan kamar tahanan yang berisikan satu orang tahanan. Kemudian kedua, kamar tahanan yang berisikan tiga orang tahanan, dan jenis yang ketiga dengan kamar tahanan yang berisikan lima orang tahanan.

“Kini, kamar tahanan yang seharusnya diisi oleh satu orang, saat ini di isi tiga orang. Sedangkan kamar tahanan yang seharusnya untuk tiga orang, saat ini di isi oleh lima orang, serta kamar tahanan yang seharusnya diisi oleh lima orang, saat ini di isi oleh tujuh orang. Tetapi itu semua sudah kita lakukan modifikasi sedemikian rupa, sehingga cukup nyaman dihuni oleh para penghuni tahanan. Dan syukur tidak ada tahanan yang komplain kepada kitaterkait adanya over kapasitas tersebut,” beber Jalu.

Sedangkan untuk sistem penjagaan, selama ini dari jumlah 235 orang tahanan dijaga oleh lima orang petugas setiap regunya. Sedangkan untuk kasus pidana tertinggi yang ada di lapas Rutan masih didominasi kasus Narkoba dengan pidana lima tahun penjara. Sedangkan untuk penghuni lapas, paling banyak diisi oleh kasus undang-undang perlindungan anak. Dan di susul terbanyak kedua dari kasus perjudiandan yang ketiga dari kasus Narkoba.

Pejabat Kalapas baru, Moh Ilham Agung Setiawan mengatakan, bahwa kapasitas tahanan belum mencapai over kapasitas, dan dianggap masih mencukupi. Dia mengatakan bahwa kapasitas ruang tahanan di Rutan Rowobelang adalah 287 orang, sedangkan saat ini masih ada 235 orang tahanan yang ada.

“Masih, masih mencukupi kok. Kan baru ada 235 orang tahanan. Sedangkan kapasitas tampung lapas ini 235 orang. Ya, nanti akan kita coba untuk kroscek kembali,” tandas Ilham Agung. (ap6)

Penulis: M. Dhia Thufail & Redaktur: Dony Widyo

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY