Pemkot Distribusikan 12 Mobdin Baru, Bagi OPD Baru

0
244
Mobdin Baru
MOBDIN – Walikota Pekalongan HA Alf Arslan Djunaid menyerahkan kunci mobil kepada Yos Rosyidi.

Pemkot Pekalongan mendistribusikan 12 mobil dinas untuk operasional sejumlah SKPD dalam OPD yang baru. Ke 12 mobdin tersebut, merupakan mobdin pengadaan baru dengan rincian delapan mobdin jenis Toyota Rush yang akan didistribusikan untuk dinas dan badan serta empat mobil jenis Avanza Veloz yang akan digunakan untuk empat kecamatan.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pekalongan, Bambang Nurdiyatman menjelaskan, sebelum mendistribusikan mobil baru Pemkot terlebih dulu menarik mobil lama yang ada di sejumlah SKPD. Yakni SKPD yang eselonnya naik dari eselon III yakni kantor menjadi eselo III yaitu dinas ataupun badan.

“Yang ditarik diantaranya mobil dinas jenis Suzuki Ertiga dari sejumlah kantor seperti Kesbangpol, Satpol PP dan Perpustakaan. Kemdian mobdin milik empat kecamatan juga kami tarik yakni jenis Toyota Avanza. Seluruhnya nanti kami ganti dengan mobil dinas baru untuk operasional,” terangnya.

Pemkot Pekalongan, lanjut Bambang, telah mengadakan 12 mobil dinas baru. Selain untuk SKPD yang naik eselon, mobil dinas tersebut juga diberikan untuk SKPD yang baru terbentuk seperti Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan KB, Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman ditambah satu Asisten III.

“Jadi ada yang ditarik kemudian diganti, ada juga yang diberi baru karena dinasnya bentukan baru,” tambahnya.

Sementara untuk mobil dinas lama yang ditarik, dikatakan Bambang akan didistribusikan ke sejumlah SKPD. Diantaranya untuk Bagian Humas dan Protokol serta Bagian Rumah Tangga dan Perlengkapan. Sisanya, nanti akan disesuaikan dengan melihat terlebih dahulu kondisi mobdin di SKPD.

“Akan dilihat dulu mana yang membutuhkan. Karena memang mobil jumlahnya belum seimbang dengan kebutuhan, sehingga harus ada penyesuaian. Nanti semisal ada SKPD yang membutuhkan karena mobil operasionalnya rusak berat, juga bisa kami distribusikan kesana. Ya nanti dipetakan kembali,” katanya.

Sementara itu, Walikota Pekalongan, A Alf Arslan Djunaid mengingatkan kepada para pejabat yang mendapat fasilitas mobil operasional agar digunakan untuk keperluan dinas dan bukan untuk keperluan yang lain diluar tugas dinas. “Ini pengadaannya secara bertahap. Mobdin ini untuk penunjang kinerja sehingga harapannya digunakan untuk keperluan dinas bukan yang lain,” pesan Walikota. (nul)

Penulis: M. Ainul Atho’ & Redaktur: Abdurrahman

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY