Pembangunan Ekonomi Desa Harus Jadi Perhatian

0
115
BUMDes Tulis
ARAHKAN – Sekretaris Kecamatan Tulis, A Fatoni saat memberikan arahan kepada perwakilan BUMDes se Kecamatan Tulis didamping mitra konsultan BUMDes, Rabu (11/1).
NOVIA ROCHMAWATI

TULIS – Tak hanya pembangunan fisik, pembangunan pemberdayaan masyarakat pun tentunya dapat didorong lewat gelontoran dana desa (DD). Dan pembangunan non fisik, seperti sektor ekonomi sudah perlu diperhatikan oleh masyarakat. Terlebih dengan adanya BUMDes yang diharapkan dapat memberdayakan masyarakat lewat pembangunan ekonomi.

“Bisa dibilang BUMDes sendiri gaungnya belum terlalu terdengar dan aktivitasnya belum terlihat. Karena selama ini memang desa dan masyarakat sedang fokus terhadap alokasi DD yang ranahnya ke pembangunan fisik. Nah saatnya kita juga memperhatikan pembangunan non fisik. Seperti pembangunan ekonomi lewat pemeberdayaan masyarakat dalam bentuk BUMDes,” beber sekretaris kecamatan Tulis, A Fatoni saat memberikan arahan dalam sosialiasi peluang usaha BUMDes di kantor Kecamatan Tulis, Rabu (11/1).

Didampingi staf kecamatan, Rumanto, ia menjelaskan, saat ini di Tulis sendiri baru ada 13 dari 17 desa yang sudah membentuk BUMDes. Saat ini pihaknya turut mendorong agar BUMDes bisa menjalankan tugas sesuai tupoksinya sehingga mampu menggali potensi desa.

“Sebenarnya kami sudah menginisiasi pembentukan BUMDes sudah lama. Hanya saja masih banyak desa yang di lapangannya belum menerapkan hal tersebut. Mungkin mereka juga kekurangan sumber daya manusianyanya. Baru sekitar 13 desa yang sudah punya BUMDes. Dan itu juga belum semuanya punya AD/ART. Kami ingin agar tahun 2017 ini semuanya sudah memiliki BUMDes dan sudah berjalan unit usahanya,” imbuhnya.

Disamping itu, Kecamatan Tulis yang berada di sekitar panturan tentunya memiliki potensi strategis yang sangat menguntungkan. Terlebih dengan adanya PLTU batang yang dapat menjadi magnet pertumbuhan ekonomi di Tulis.

“Di Tulis ini potensinya bisa dibilang banyak sekali. Ada daerah yang dekat laut dan ada juga daerah yang di pegunungan. Terlebih nantinya ada PLTU yang akan beroperasi. Tentunya ini jadi magnet sendiri bagi masyarakat Tulis. Tinggal sebagai masyarakat kita yang harus siap. DDan ke depan kami juga ingin ada forum di tingkat kecamatan yang mungkin bisa mengakomodir BUMDes-BUMDes agar ada koordinasi yang baik untuk memajukan Kecamatan Tulis,” harapnya. (ap5)

Penulis: Novia Rochmawati & Redaktur: Dony Widyo

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY