SDN Kebumen Komitmen Tingkatkan Mutu US

0
152
SDN Kebumen
BERSAMA – Kepala SDN Kabumen Rochmat SPd SD didampingi jajaran guru.
NOVIA ROCHMAWATI / RADAR PEKALONGAN

TULIS – Ujian Sekolah menjadi salah satu hal penting dalam pembelajarn di tingkat SD. Oleh karenanya US menjadi salah satu yang patut diperhatikan. Tak hanya berharap siswanya agar dapat lulus US, sekolah juga berharap agar anak lulus dengan nilai memuaskan. Sehingga dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Oleh karenannya, SDN Kebumen menggelar berbagai kegiatan tambahan untuk meningkatkan mutu US. Hal ini disampaikan kepala SDN Kebumen, Rochmat SPdSD saat diwawancarai, Rabu (11/1).

“Sebenarnya apa yag kami lakukan mungkin sama dengan SD lain. Tapi memang kami termotivasi dan ingin meningkatkan mutu US di sekolah kami. Memang tahun lalu sendiri nilai rata-rata kami bisa dibilang tertinggi satu kecamatan. Tapi kadang itu juga didukung kemampuan anak. Mungkin saja tahun lalu anak-anak kami mampu menyerap pembelajaran lebih bagus. Tapi kami juga berusaha untuk menambah kegiatan agar bisa terpenuhi,” terangnya lelaki asli Salatiga ini.

Dijelaskan, pihaknya menggelar rangkaian tambahan jam pelajaran yang lain. Selain itu pihaknya juga menggelar ujian petik, bedah kisi-kisi dan lainnya. Meskipun banyak faktor yang memperngaruhi pihaknya sebisa mungkin ingin mengantarkan anak didiknya untuk melanjutkan ke sekolah menengah yang mereka impikan.

“Ya semuanya tidak harus masuk SMP favorit. Dalam artian kadang mereka mempertimbangkan banyak faktor. Yang penting sesuai dengan keinginan mereka. Kalau mereka ingin menyeimbangkan ilmu umum dan agama biasanya juga ada yang masuk MTs. Yang penting mereka bisa diterima sesuai dengan keinginan mereka. Kami juga tidak memaksakan hasil US yang bagus. Karena kemampuan anak-anak tiap tahunnya berbeda-beda. Mungkin saja kemarin karena anak-anaknya banyak yang pintar jadi bisa tinggi nilainya,” imbuhnya.

Lelaki yang kerap disapa Pak Rochmat ini juga menyatakan, selama ini pihaknya turut terbantu lewat perhatian warga sekitar. Sehingga proses pembelajaran pun mendapatkan dukungan dari warga. Sehingga hubungan sekolah dan warga berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah sini juga muridnya cukup banyak. Mungkin karena masyarakat sendiri punya kepercayaan kepada kami. Dan kami juga dengan warga berkomunikasi dengan baik. Warga juga sering mengingatkan jika air pamsimas lober, atau pintu belum terkunci. Jadi memang antara masyarakat dan sekolah sudah ada kepercayaan jadi ada sikap saling jaga,” tandasnya. (ap5)

Penulis: Novia Rochmawati | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY