Jateng Politik

Subroto Tak Hadiri Penetapan Marzuqi

JEPARA – KPU Jepara menetapkan Ahmad Marzuqi-Dian Kristiandi (Madani) sebagai Pasangan Calon (Paslon) terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 kemarin. Penetapan dilakukan dalam rapat pleno terbuka di kantor KPU Jepara sekitar pukul 10.00.

Penetapan paslon nomor urut 2 ini dihadiri sejumlah undangan. Meliputi Panitia Pengawas (Panwas), Forkompinda, tokoh agama, dan perwakilan partai. Subroto-Nur Yahman (Sulaiman) juga diundang. Namun, paslon nomor urut 1 ini tidak terlihat dalam penetapan rivalnya di Pilkada Jepara 2017 tersebut.

Komisioner KPU Jepara Haidar Fitri mengatakan, penetapan paslon terpilih merupakan tindak lanjut putusan MK Senin (3/4) lalu. Penetapan dilakukan maksimal tiga hari setelah putusan MK keluar. “Selanjutnya, KPU akan menyampaikan berita acara dan SK ke DPRD Jepara untuk disahkan,” ujar Haidar.

Mengenai pelantikan, Haidar mengaku, tidak tahu. Sebab, pelantikan bukan wilayahnya. “Kewenangan KPU hanya mengusulkan pengesahan. Pelantikan itu kewenangan gubernur,” ujar Haidar.

Penetapan calon terpilih ini ditandai penyerahan berita acara dan SK kepada Ahmad Marzuqi, panitia pengawasan, dan perwakilan partai. Ahmad Marzuqi mengucap, syukur karena ditetapkan sebagai calon terpilih.

Menurutnya, hal itu bagian dari anugerah dan bekat dukungan semua pihak. Meski, penetapan dirinya sempat terkendala gugatan dari paslon Sulaiman. “Setelah dilantik, nanti kami akan prioritaskan pada janji-janji kampanye. Seperti yang sering kami gemborkan, di antaranya, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pariwisata. Hal lain akan kami lakukan secara profesional,” ujar Marzuqi.

Mengenai pelantikan, Marzuqi menyatakan, beberapa calon dari daerah lain belum lama ini sudah bertemu presiden. Dia berharap, ada peraturan presidan. Agar waktu pelantikan tidak terlalu lama dari habisnya masa jabatan. Sehingga pembangunan daerah bisa berkesinambungan.

“Kalau pelantikan lama, sementara Jepara akan dipimpin pj, harapan kami tidak ada kesenjangan. Agar kami bisa terus koordinasi mengenai pembangunan di Jepara,” jelas Marzuqi.

Sementara itu, Dian Kristiandi mengatakan, setelah pilkada selesai semua elemen harus kembali bersatu untuk membangun Jepara agar lebih baik. “Semua elemen yang kemarin berbeda pendapat, mari sama-sama bersatu untuk Jepara. Karena kemenangan bukan hanya milik PDI Perjuangan. Tapi milik semuanya,” ujar Andi.

Terpisah, Subroto mengatakan, sedang acara di luar kota. Sehingga, tidak bisa menghadiri langsung penetapan calon terpilih. “Sudah ada yang mewakili. Jadi tidak harus saya yang hadir,” katanya. (pin/ris)

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *