Kajen

Muslim Harus Berprinsip Aswaja

Prinsip Aswaja
PERNYATAAN SIKAP – Ketua PC GP Ansor M Azmi Fahmi menyerahkan pernyataan sikap ke Bupati dan Kapolres AKBP Wawan Kurniawan.
MUHAMMAD HADIYAN

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi meminta masyarakat untuk dapat memegang prinsip al-mukhafadlatu ‘alal qadimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah. Ungkapan tersebut berarti melestarikan tradisi yang baik, dan mengambil hal baru yang lebih baik.

Hal itu Asip sampaikan di depan ribuan jamaah yang menghadiri acara Ansor-Banser Bersholawat yang digelar Satkorcab Banser dan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Kabupaten Pekalongan di Area Pasar Karanganyar, Rabu malam (12/4).

Menurutnya, maraknya gerakan anti NKRI dapat ditangkal dengan meneguhkan faham, ajaran dan tradisi ahlussunnah wal jamaah di masyarakat. “Prinsip tersebut penting untuk dipedomani,” kata Asip.

Ia mengatakan, Kegiatan Ansor-Banser Bersholawat ini merupakan salah satu tradisi yang baik yang penting untuk dilestarikan. Ia menjelaskan bahwa sebagai pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk mewujudkan maslahatul ummah yakni kesejahteraan jasmani rohani, lahir dan batin. Itu semua dapat terwujud manakala terpenuhi empat syarat, yaitu ilmunya alim ulama dan cerdik pandai, adilnya umaro’, dermawannya
aghniya’ serta doanya orang fakir.

Dalam menghadapi faham dan gerakan yang merongrong NKRI, bupati berpesan kepada segenap warga masyarakat termasuk Ansor dan Banser untuk terlibat dan melaporkan setiap ada yang mencurigakan kepada aparat. Saya pastikan aparat kepolisian akan bertindak cepat guna mencegah gerakan seperti itu berkembang di kota santri.

Kegiatan Ansor-Banser Bersholawat ini merupakan rangkaian Peringatan Maulid Nabi Kanzus Sholawat. Hadir dalam kegiatan tersebut, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Pengurus Cabang NU Kabupaten Pekalongan, segenap Badan Otonom NU, kader Ansor dan Banser se-Kabupaten Pekalongan serta masyarakat umum. Kegiatan yang mengambil tema “Menebar Cinta Rasulullah untuk Merajut Persatuan Bangsa Demi Keutuhan NKRI”. Kegiatan ini dimeriahkan grup simtud duror Az-Zahir pimpinan Al-Habib Ali Zaenal Abidin dari Pekalongan. Sebagai Puncak Acara diisi tausyiyah oleh Habib Muhammad Lutfi bin Yahya. (yan)

Penulis: M. Hadiyan & Redaktur: Widodo Lukito

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *